| dc.contributor.advisor | Krisnatuti, Diah | |
| dc.contributor.author | AERUNISSA, MIRZA | |
| dc.date.accessioned | 2025-07-01T05:48:40Z | |
| dc.date.available | 2025-07-01T05:48:40Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/163403 | |
| dc.description.abstract | Kepuasan pernikahan merupakan tujuan utama dalam sebuah pernikahan yang dapat dipengaruhi oleh kelekatan suami-istri dan manajemen konflik. Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh kelekatan suami-istri dan manajemen konflik keluarga terhadap kepuasan pernikahan pada pasangan usia dewasa madya. Pengambilan data secara purposive sampling dengan contoh istri dari keluarga utuh, berusia 40-59 tahun, serta berasal dari keluarga dengan anak remaja dan empty nest. Penelitian dilakukan di Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Responden penelitian sebanyak 66 istri yang rata-rata berusia 45,97 tahun. Lebih dari tiga perempat istri dari keluarga dengan anak remaja dan empty nest memiliki kelekatan yang secure atau aman dengan suami. Manajemen konflik lebih dari tiga perempat istri keluarga dengan anak remaja dan lebih dari sebagian keluarga empty nest terkategori sedang. Kepuasan pernikahan hampir sebagian istri keluarga dengan anak remaja tergolong tinggi dan lebih dari setengah istri keluarga empty nest tergolong sedang. Kelekatan aman (secure attachment) dan manajemen konflik berhubungan positif signifikan dengan kepuasan pernikahan. Hasil uji regresi menunjukkan lama pernikahan, jenis keluarga dengan anak remaja, manajemen konflik berpengaruh positif signifikan, sedangkan usia suami dan istri bekerja berpengaruh negatif signifikan terhadap kepuasan pernikahan. Usia suami yang tergolong muda, usia pernikahan yang lama, istri tidak bekerja, manajemen konflik yang baik, atau termasuk keluarga dengan anak remaja akan meningkatkan kepuasan pernikahan. | |
| dc.description.abstract | Marriage satisfaction is the main goal in a marriage that can be influenced by spousal attachment and conflict management. The study aims to analyze the influence of spousal attachment and conflict management on marital satisfaction in middle-aged couples. Data were collected by purposive sampling with examples of wives from intact families, aged 40-59 years, and from families with adolescents and empty nest. The research was conducted in Lowokwaru Subdistrict, Malang City. The study respondents were 66 wives whose average age was 45.97 years. More than three-quarters of wives from families with adolescent and empty nest had secure attachments with their husbands. Conflict management of more than three-quarters of the wives of families with adolescent and more than half of empty nest families was categorized as moderate. Marital satisfaction of almost half of the wives of families with adolescent was high and more than half of the wives of empty nest families was moderate. Secure attachment and conflict management were significantly positively related to marital satisfaction. Regression test results showed that length of marriage, type of family with adolescent, and conflict management had a significant positive effect, while husband's age and working wife had a significant negative effect on marital satisfaction. The husband's young age, length of marriage is longer, non-working wife, good conflict management, or including families with adolescent will increase marital satisfaction. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Kelekatan Suami-Istri, Manajemen Konflik, dan Kepuasan Pernikahan Pada Pasangan Dewasa Madya | id |
| dc.title.alternative | Spousal Attachment, Conflict Management, and Marital Satisfaction in Middle-Aged Couples | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | middle-adulthood | id |
| dc.subject.keyword | spousal attachment | id |
| dc.subject.keyword | marital satisfaction | id |
| dc.subject.keyword | conflict management | id |