| dc.description.abstract | Penelitian diselenggarakan di kebun percobaan Balai Penelitian Tanaman Pangan (BALITTAN) Bogor dengan ketinggian tempat 240 m dpl. Dimulai pada bulan April 1987 dan berakhir bulan Agustus 1987.
Radiasi matahari merupakan sumber energi bagi tanaman. Energi radiasi tersebut, digunakan dalam penggabungan air (H20) dan karbondioksida (CO₂) dalam proses fotosintesa yang pada akhirnya merupakan hasil (produk) tanaman.
Dalam usaha untuk memanfaatkan energi radiasi matahari sebanyak-banyaknya dengan meningkatkan jumlah luasan daun yang dapat menyerapnya persatuan luas, dilakukan cara bercocok tanam dimana tanaman diatur dalam baris sedemikian sehingga luasan daun maksimum menyerap radiasi tanpa mengurangi jumlah tanaman dan penghilangan bagian produktif tanaman.
Tujuan penelitian ini adalah mempelajari radiasi pada pertanaman kedelai (Glycine max (L) Merrill.) yang ditanam dalam arah baris yang berbeda dengan dua jarak tanam dan mencari arah baris tanaman yang dapat mengoptimasikan pemanfaatan radiasi dari dua arah baris yang dicoba, sehingga dapat digunakan dalam peningkatan produksi. | |