View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      PENGARUH PENAMBAHAN PANJANG HARI DENGAN CAHAYA LAMPU FLUORESCENT TERHADAP PRODUKSI ALFALFA (Medicago sativa L.)

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (109.6Mb)
      Date
      1985
      Author
      HUSIN, CHENDRA
      Rozari, de
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui berapa la-ma penambahan panjang hari dengan cahaya lampu fluores-cent untuk bisa menghasilkan bunga dan biji alfalfa dan untuk mengetahui panjang hari yang paling tepat dalam memproduksi biji alfalfa. Penelitian menggunakan rancangan Acak Kelompok de-ngan empat macam perlakuan, yaitu penambahan panjang hari selama 0, 2, 3 dan 4 jam masing-masing tiga kali ulangan sebagai kelompok. Penambahan panjang hari dimulai sete-lah matahari terbenam dengan menyalakan lampu fluorescent 40 watt. Berdasarkan hasil penelitian ini, bunga alfalfa da-pat distimulir dan ditingkatkan jumlahnya dengan penam-bahan panjang hari selama 2, 3 atau 4 jam. Jumlah bunga tertinggi diperoleh dari perlakuan penambahan panjang ha-ri selama 3 jam. Tingkat sterilitas bunga tinggi dan se-rangan penyakit besar mengakibatkan produksi relatif ren-dah. Penanaman alfalfa pada fotoperioda yang berbeda-beda menyebabkan produksi biji berbeda pula. Produksi biji terbesar dicapai dari tanaman yang tumbuh pada fotoperi- oda 15 jam atau dengan penambahan panjang hari selama 3 Keadaan cuaca yang kurang menguntungkan, terutama dengan curah hujan tinggi, selama fase pembungaan dan pe-manenan sangat mempengaruhi jumlah bunga dan produksi bi-ji. Curah hujan tinggi menyebabkan kerusakan dan kegu-guran bunga. Serangga penyerbuk bunga alfalfa tidak da-pat berperan aktif bila hujan turun atau keawanan tinggi sehingga memperbesar tingkat sterilitas bunga.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/163332
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1718]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository