Show simple item record

dc.contributor.advisorJune, Tania
dc.contributor.advisorNur, M. Syakri
dc.contributor.authorSUGIARTO, ROCKY
dc.date.accessioned2025-06-24T03:20:27Z
dc.date.available2025-06-24T03:20:27Z
dc.date.issued2005
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162815
dc.description.abstractTujuan dari penelitian ini adalah untuk menduga nilai Net Primary Production (NPP) yang merupakan suatu nilai yang menggambarkan besarnya kandungan karbon yang terdapat dalam suatu ekosistem. Nilai NPP ini juga dapat mengindikasikan seberapa besar suatu ekosistem dapat menyerap CO, yang merupakan salah satu gas rumah kaca di atmosfer yang menyebabkan pemanasan global (Global Warming) Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) merupakan salah satu taman nasional yang ada di Indonesia. TNLL yang berada di daerah iklim tropis memiliki potensi yang sangat besar dalam menyerap karbon dibandingkan dengan ekosistem hutan di daerah iklim lainnya. Hal ini dikarenakan daerah tropis mendapatkan sinar matahari sepanjang tahun yang merupakan salah satu syarat agar proses fotosintesi dapat berlangsung. Dua metode disimulasi yaitu simulasi dengan menggunakan data stasiun cuaca Mutiara-Palu dan simulasi dengan menggunakan data Automatic Weather Station (AWS) digunakan untuk menduga NPP Taman Nasional Lore Lindu. Model simulasi yang digunakan adalah model fotosintesis WIMOVAC (Windows Intuitive Model of Vegetation response to Atmosphere and Climate), sedangkan data citra satelit Landsat 7 ETM digunakan untuk menduga nilai LAI yang menjadi salah satu input model. Dari hasil pengolahan data citra satelit Landsat, dapat diketahui bahwa Kawasan Taman Nasional Lore Lindu mempunyai luas area sebesar 1968.3 km² Nilai LAI (Leaf Area Index) yang menjadi salah satu input model diduga dari nilai NDVI, yaitu dengan persamaan LAI = 1.34 + 12.74NDVI (Ibrahim, 2001). Simulasi dengan menggunakan data stasiun Mutiara menghasilkan NPP yang bervariasi menurut kelasnya masing-masing. Kelas-kelas tersebut didasarkan pada variasi nilai LAI di sekitar kawasan TNLL Nilai NPP terkecil sebesar 435.6 gC/m²/tahun dan terbesar yaitu 1029.3 gC/m²/tahun. Sehingga untuk kawasan TNLL. yang memiliki luas area sebesar 1968.3 km² memiliki potensi menyerap karbon sebesar 3 3 juta ton. Simulasi dengan menggunakan data AWS menghasilkan NPP sebesar 1566.6 gC/m²/tahun. Setelah dikalikan dengan luas seluruh area TNLL maka estimasi penyerapan karbon TNLL adalah sebesar 3,08 juta ton Korelasi antara NPP dengan Photosyntetic Active Radiation (PAR) sangat tinggi pada kedua metode yaitu dengan nilai R sebesar 0.9. Sedangkan korelasi antara NPP dengan suhu udara sangat rendah pada kedua metode yaitu dengan nilai R sebesar 0.1.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePendugaan Net Primary Production (NPP) Hutan Hujan Tropis Dengan Menggunakan Model WIMOVAC dan Citra Satelit Landsat 7 ETM (Studi Kasus Kawasan Taman Nasional Lore Lindu-Sulawesi Tengah)id
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record