Validasi Model Simulasi Tanaman Shierary-rice untuk Pendugaan Produksi Padi Berdasarkan Data Satelit NOAA Studi Kasus Bogor, Karawang, Subang, Purwakarta, Mojokerto, Malang dan Pati
Abstract
Penelitian ini dilakukan di Agrisoft, BIOTROP mulai bulan Januari September 2000 dengan dacrah studi Bogor. Karawang, Subang, Purwakarta, Mojokerto, Malang dan Pati. Penelitian ini bertujuan untuk menguji model Shierary-rice dengan masukan data Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) dari satelit NOAA dengan data produksi padi dari BPS.
Model simulasi tanaman Shierary-rice dibuat untuk memantau keadaan tanaman padi selama siklus hidupnya serta untuk memperkirakan produksinya. Data NDVI (indeks vegetasi) dari satelit NOAA-14 digunakan sebagai masukan model. Hasil prediksi model Shierary-rice divalidasi dengan data produksi padi dari Biro Pusat Statistik (BPS).
Data satelit NOAA-14 yang digunakan berupa data harian untuk menghitung nilai NDVI. Model simulasi tanaman Shierary-rice dijalankan dengan memasukkan nilai indeks luas daun (ILD) padi hasil konversi dari nilai NDVI untuk mendapatkan produktivitas, luas panen dan produksi padi pada suatu luasan tertentu. Nilai NDVI dari NOAA diolah dengan dua cara, yaitu (1) manual dengan program ER Mapper dan (2) otomatis dengan program NOAAREAD. Validasi model dilakukan secara grafik menurut trend waktu dari peubah yang diprediksi dengan observasi serta membuat plot garis 1: 1 antara data prediksi dengan nilai observasi.
Nilai NDVI yang diperoleh secara manual dan otomatis mempunyai kesamaan pola dengan uji korelasi menunjukkan nilai r dan r positif sebesar 0.7 dan 0.5. Validasi yang dilakukan pada model Shierary-rice dengan data BPS menunjukkan bahwa model Shierary-rice dapat digunakan untuk menghitung nilai produktivitas, luas panen dan produksi padi sesuai dengan kebutuhan yang diinginkan dengan tingkat kesalahan lebih kecil dari 16% dibandingkan data BPS. Dengan tingkat kesalahan tersebut, model Shierary-rice yang dijalankan dengan masukan data NDVI harian dapat digunakan sebagai sistem pemantauan tanaman padi secara harian, sehingga perubahan fase perkembangan dan status pertumbuhan tanaman padi dapat diamati.
