Efektivitas Penerapan Vetiver (Vetiveria zizanioides) Dengan Modular Pada Aplikasi Soil Bioengineering Sebagai Perkuatan Lereng
Date
2025Author
Nurmansyah, Muhammad Reza
Putra, Heriansyah
Arif, Chusnul
Metadata
Show full item recordAbstract
Indonesia memiliki banyak topografi berupa perbukitan dan pegunungan, sehingga rentan terhadap longsor. Data BNPB menunjukan, pada tahun 2024 terjadi 207 kejadian longsor di Indonesia. Metode soil bioengineering
menggunakan vetiver dapat diterapkan untuk meningkatkan stabilitas tanah. Namun, erosi permukaan menyebabkan kehilangan unsur hara dan tanaman pada lereng, sehingga penerapan modular dilakukan untuk menahan tanah dari erosi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas penerapan vetiver menggunakan modular sebagai metode perkuatan tanah. Penanaman vetiver dilakukan pada pipa berdiameter 11 cm dan tinggi 50 cm yang diatasnya terdapat modular berukuran
10x10x10 cm berisi campuran tanah dan media tanam. Selanjutnya dilakukan pengamatan kuat geser dan dimensi akar pada sampel umur 1, 2, dan 3 bulan setelah tanam (BST). Hasil pengujian menunjukkan laju pertumbuhan akar meningkat sebesar 30-40 cm pada sampel vetiver dengan modular. Semakin lama perawatan tanaman, semakin besar kuat geser tanah seperti yang terjadi pada sampel 3 BST, yakni mampu meningkatkan kohesi mencapai 19,55 kPa, sehingga diketahui kontribusi akar vetiver terhadap peningkatan kohesi (c) tertinggi mencapai 8.57 kPa.
