Optimalisasi Biosemen Kalsium Fosfat dengan Pemanfaatan Kedelai Sebagai Alternatif Urease Pada Perbaikan Tanah Pasir
Abstract
Biosemen kalsium fosfat dengan kedelai sebagai alternatif urease dapat digunakan untuk stabilisasi tanah pasir. Larutan bone meal (BM) berfungsi sebagai sumber kalsium dan fosfat, sedangkan kedelai berperan sebagai katalis urease yang mendukung presipitasi mineral kalsium fosfat (Ca3(PO4)2). Penelitian ini bertujuan untuk menentukan komposisi optimal larutan biosemen kalsium fosfat dalam perbaikan tanah pasir dengan mengevaluasi parameter kuat geser langsung. Konsentrasi kedelai dan BM meningkatkan massa mineral presipitasi hingga 0,67 gram pada konsentrasi BM 0,4 mol/L dan kedelai 50 g/L yang menjadi komposisi optimal. Pada uji geser langsung terjadi peningkatan nilai kohesi dari 0 kPa menjadi 16,13 kPa setelah 28 hari waktu curing. Namun, terjadi sedikit penurunan sudut gesek internal dari 27,18° pada kondisi tanah tanpa perlakuan menjadi 18,49° setelah 28 hari waktu curing. Selain itu, terjadi peningkatan tegangan geser hingga maksimum mencapai 34,16 kPa pada tegangan normal 5,21 kPa setelah 28 hari waktu curing. Komposisi mineral yang terbentuk, yaitu hidroksiapatit, kalsit, dan brushite. Hidroksiapatit menjadi salah satu golongan kristal kalsium fosfat dan mendominasi dalam sampel tanah pasir dengan fase heksagonal, jarum, dan amorf.
