Tekanan Ekonomi Subjektif, Dukungan Sosial, dan Kesejahteraan Subjektif Keluarga Nelayan
Abstract
Tekanan ekonomi merupakan permasalahan nelayan yang dapat dikurangi
dengan dukungan sosial guna meningkatkan kesejahteraan subjektifnya. Penelitian ini
bertujuan menganalisis pengaruh tekanan ekonomi subjektif dan dukungan sosial
terhadap kesejahteraan subjektif keluarga nelayan dengan anak sekolah di Kampung
Nelayan Muara Angke, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara dengan
desain cross-sectional menggunakan teknik purposive sampling melalui wawancara
dengan istri. Analisis deskriptif, hubungan, dan pengaruh menggunakan SPSS dan
SmartPLS. Dukungan sosial berpengaruh negatif signifikan terhadap tekanan ekonomi
subjektif. Tekanan ekonomi subjektif berpengaruh negatif signifikan dan dukungan
sosial berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan subjektif keluarga.
Pemerintah perlu memperkuat akses modal, pelatihan, serta layanan kesehatan dan
pendidikan. Keluarga nelayan disarankan meningkatkan pola pikir positif, manajemen
keuangan, dan jejaring sosial. Penelitian lanjutan sebaiknya melibatkan suami dan anak
serta menggunakan pendekatan longitudinal.
Kata kunci : dukungan sosial, keluarga nelayan, kesejahteraan subjektif keluarga,
tekanan ekonomi subjektif. Economic pressure is a major problem faced by fishermen that can be reduced
through social support to improve the subjective well-being. This study aims to analyze
the effect of subjective economic pressure and social support on subjective well-being
of fishermen’s families with school-aged children in Muara Angke Fishermen Village,
Pluit Subdistrict, Penjaringan District, North Jakarta using cross-sectional design by
purposive sampling method through interviews with wives. Descriptive, correlation,
and effect analyses using SPSS and SmartPLS. Social support has significant negative
effect on subjective economic pressure. Subjective economic pressure has significant
negative effect and social support has significant positive effect on the family
subjective well-being. The government advised to strengthen support access to capital,
training, health and education services. Fishermen’s families advised to improve
positive mindset, financial management, and social networks. Future research advised
to involve husbands and children while employing a longitudinal approach.
Keywords : family subjective well-being, fishermen’s family, social supports,
subjective economic pressure.
