| dc.contributor.advisor | Yuliati, Lilik Noor | |
| dc.contributor.author | Wirdha, Fairuza Alyaa | |
| dc.date.accessioned | 2025-06-11T14:32:18Z | |
| dc.date.available | 2025-06-11T14:32:18Z | |
| dc.date.issued | 2025 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/162443 | |
| dc.description.abstract | Perempuan kepala keluarga kerap menghadapi tantangan dalam hidup, terutama terkait peran produktif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tekanan ekonomi dan dukungan sosial terhadap pengambilan keputusan berutang dan kesejahteraan subjektif perempuan kepala keluarga. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif-eksplanatori dengan desain cross-sectional. Teknik penarikan contoh menggunakan purposive sampling dengan contoh sebanyak 110 perempuan kepala keluarga akibat perceraian dan saat penelitian berlangsung memiliki utang. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif dan uji korelasi menggunakan SPSS 25.0, sedangkan uji pengaruh menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan tekanan ekonomi, dukungan sosial, pengambilan keputusan berutang, dan kesejahteraan subjektif masih berada pada kategori sedang. Hasil uji korelasi menunjukkan pendapatan memiliki hubungan positif dengan pengambilan keputusan berutang dan kesejahteraan subjektif, usia memiliki hubungan positif dengan pengambilan keputusan berutang, dan lama pendidikan memiliki hubungan positif dengan kesejahteraan subjektif. Hasil uji pengaruh menunjukkan bahwa tekanan ekonomi berpengaruh negatif terhadap pengambilan keputusan berutang dan kesejahteraan subjektif. Dukungan sosial berpengaruh positif terhadap pengambilan keputusan berutang dan kesejahteraan subjektif. Pengambilan keputusan berutang berpengaruh positif terhadap kesejahteraan subjektif. Penelitian ini merekomendasikan upaya penguatan pengetahuan risiko dalam hal keputusan berutang sebagai alat investasi. | |
| dc.description.abstract | Female headed households often face challenges in life, especially related to productive roles. This study aims to analyze the influence of economic pressure and social support on debt decision-making and subjective well-being of female heads of households. This research is quantitative-explanatory with a cross-sectional design. The sampling technique used purposive sampling with a sample of 110 female heads of household who are currently in debt and live in Duri Kepa Village. Data analysis in this study was a descriptive analysis and correlation test using SPSS 25.0, while the effect test used SmartPLS. The results showed that economic pressure, social support, debt decision-making, and subjective well-being still in the moderate category. The correlation test results show that income has a positive relationship with debt decision making and subjective well-being, age has a positive relationship with debt decision making, and length of education has a positive relationship with subjective well-being. The results of the influence test show that economic pressure has a negative effect on debt decision making and subjective well-being. Social support has a positive effect on debt decision making and subjective well-being. Debt decision making has a positive effect on subjective well-being. This research recommends efforts to strengthen risk knowledge in terms of debt decisions as an investment tool. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Pengaruh Tekanan Ekonomi dan Dukungan Sosial terhadap Pengambilan Keputusan Berutang dan Kesejahteraan Subjektif Perempuan Kepala Keluarga | id |
| dc.title.alternative | The Influence of Economic Pressure and Social Support on Debt Decision Making and Subjective Well-being of Female-headed Households | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | dukungan sosial | id |
| dc.subject.keyword | Kesejahteraan Subjektif | id |
| dc.subject.keyword | Tekanan Ekonomi | id |
| dc.subject.keyword | Pengambilan Keputusan Berutang | id |
| dc.subject.keyword | Perempuan Kepala Keluarga | id |