| dc.description.abstract | Keluarga petani menghadapi berbagai tantangan yang dapat meningkatkan tekanan ekonomi dan kerentanan keluarga, yang berpotensi memengaruhi kesiapan berkeluarga dewasa muda. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh tekanan ekonomi dan kerentanan keluarga terhadap kesiapan berkeluarga pada dewasa muda dari keluarga petani. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Contoh merupakan 90 dewasa muda berusia 18–25 tahun di Desa Sindangjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur yang dipilih melalui purposive sampling. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensia. Persentase terbesar contoh berstatus belum bekerja dan tidak sedang berpacaran. Usia ayah dan ibu terkategori dewasa madya, dengan tiga dari lima ayah bekerja sebagai buruh. Persentase terbesar kesiapan berkeluarga contoh terkategori cukup. Hasil uji hubungan menunjukkan tekanan ekonomi keluarga berhubungan positif dengan kerentanan keluarga. Usia contoh berpengaruh positif terhadap kesiapan berkeluarga, sementara kerentanan sosial memiliki pengaruh negatif. Peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan keterampilan akan kesiapan berkeluarga diperlukan guna mendukung pengambilan keputusan berkeluarga yang lebih bijak. | |