Hubungan Literasi Digital dengan Keamanan Bermedia Digital pada Masyarakat Pedesaan (Kasus: Desa Sinarsari, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor)
Abstract
Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi dikaji melalui literasi digital untuk memahami dampaknya terhadap interaksi sosial. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat literasi digital, keterkaitannya dengan karakteristik individu, serta keamanan bermedia digital di era digital. Penelitian in menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data kualitatif dan melibatkan 58 responden dengan metode survei dan dianalisis dengan uji Chi-Square dan Rank Spearman. Hasil korelasi menunjukkan usia berkorelasi negatif dengan literasi digital, di mana semakin muda seseorang, semakin tinggi literasinya. Sebaliknya, pendidikan, pendapatan, akses teknologi, jenis kelamin, dan pekerjaan berkorelasi positif. Literasi digital juga berhubungan positif dengan keamanan bermedia digital. Literasi digital masyarakat serta keamanan bermedia digital masyarakat masih rendah, terutama terkait perlindungan identitas, pencegahan penipuan, dan rekam jejak digital. Diperlukan kolaborasi dalam edukasi berbasis pengalaman untuk meningkatkan literasi digital serta kesadaran terhadap risiko siber.
