Pengaruh Interaksi Keluarga, Dukungan Sosial, dan Strategi Koping terhadap Ketahanan Keluarga Pasca Pensiun
Abstract
Berakhirnya masa bakti seseorang menjadi sebuah tantangan baru hidupnya dalam memasuki usia senja. Permasalahan yang dihadapi pensiunan akan memengaruhi ketahanan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh interaksi keluarga, dukungan sosial, dan strategi koping terhadap ketahanan keluarga pasca pensiun. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional study dan metode purposive sampling. Penelitian ini melibatkan 40 keluarga dengan suami yang sudah pensiun dengan rentang 3 tahun terakhir, berstatus menikah dan memiliki anak yang bertempat tinggal di Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interaksi keluarga, dukungan sosial, strategi koping berada pada kategori sedang, dan ketahanan keluarga berada pada kategori tinggi. Hasil uji korelasi menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif signifikan usia istri dengan interaksi keluarga, hubungan negatif signifikan pendidikan suami dan dukungan sosial, serta hubungan positif signifikan antara interaksi keluarga dan dukungan sosial. Hasil uji regresi linear berganda menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif signifikan antara usia istri terhadap ketahanan keluarga sedangkan suami berpengaruh negatif signifikan terhadap ketahanan keluarga. Dimensi escape avoidance dan planful problem solving berpengaruh negatif signifikan terhadap ketahanan keluarga. The end of a person's working period presents a new challenge in their life as they enter old age. The problems faced by retirees can affect family resilience. This study aims to analyze the influence of family interaction, social support, and coping strategies on family resilience after retirement. The approach used in this study is quantitative, with a cross-sectional study design and purposive sampling method. The study involved 40 families with husbands who had retired within the last 3 years, were married, and had children, residing in Cibinong District, Bogor Regency. The results of the study indicate that family interaction, social support, and coping strategies were in the moderate category, while family resilience was in the high category. Correlation test results show a significant positive relationship between the wife’s age and family interaction, a significant negative relationship between the husband’s education and social support, as well as a significant positive relationship between family interaction and social support. The results of multiple linear regression analysis show a significant positive influence of the wife's age on family resilience while the husband's age has a significant negative effect on family resilience. The dimensions of escape-avoidance and planful problem-solving had a significant negative effect on family resilience.
