Platform Digital dan Konsumsi Junk Food pada Mahasiswa (Kasus: Mahasiswa Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Angkatan 2021, Institut Pertanian Bogor)
Abstract
Kemudahan layanan pada platform e-commerce dan paparan berbagai konten digital terkait makanan di media sosial membuat mahasiswa lebih mudah mengakses junk food, yang berkontribusi pada masalah kesehatan remaja, seperti hipertensi, diabetes, dan obesitas. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara tingkat penggunaan e-commerce dan media sosial dengan konsumsi junk food, serta hubungan antara karakteristik mahasiswa dengan tingkat penggunaan e-commerce dan media sosial, pada mahasiswa Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, angkatan 2021, Institut Pertanian Bogor. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Responden dipilih dengan metode simple random sampling berdasarkan jenis kelamin secara proporsional, dengan jumlah 56 responden. Hasil penelitian secara keseluruhan menunjukkan adanya hubungan signifikan positif antara tingkat penggunaan e-commerce dan media sosial dengan konsumsi junk food mahasiswa, serta hubungan signfikan positif antara karakteristik mahasiswa dengan tingkat penggunaan e-commerce dan media sosial.
