View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Business
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Dissertations
      • DT - Business
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Strategi Peningkatan Efisiensi, Daya Saing, dan Daya Tahan Perbankan di Indonesia Berdasarkan Kelompok Modal Inti Bank

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (438.1Kb)
      Fulltext (3.794Mb)
      Lampiran (1.600Mb)
      Date
      2025
      Author
      Sylvia
      Ma'arif, Mohamad Syamsul
      Hermadi, Irman
      Asikin, Zenal
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Sektor perbankan di Indonesia saat ini terus tumbuh dan berkembang, salah satunya berkat reformasi yang dilakukan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia untuk memperkuat sektor perbankan dan meningkatkan stabilitas sistem keuangan bersama Bank Indonesia (BI) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Salah satu reformasi tersebut adalah pemberlakuan peraturan yang mengkategorikan bank ke dalam empat kelompok berbeda berdasarkan modal intinya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara efisiensi, daya saing dan daya tahan bank BUKU I sampai dengan bank BUKU IV dan bank KBMI I sampai dengan bank KBMI IV di Indonesia. Data dalam penelitian ini dikumpulkan dari statistik perbankan dan laporan keuangan seluruh bank yang dipublikasikan oleh OJK dan website masing-masing bank untuk periode 2018 hingga 2023, sedangkan data primer berasal dari 16 pakar dari BI, OJK, LPS, praktisi perbankan, dan asosiasi perbankan. Pendekatan penelitian menggunakan Stochastic Frontier Analysis (SFA), Herfindahl- Hirschman Index (HHI), Model Panzar-Rosse, H-statistic, Concentration Ratio (CR), Composite Index, Vector Auto Regression dan Fuzzy Analytical Hierarchy Process. Temuan penelitian menunjukkan bahwa peningkatan persyaratan modal inti minimumyang diatur oleh OJK, berdampak pada efisiensi, daya saing, dan daya tahan bank dengan hasil yang bervariasi antara kelompok BUKU dan KBMI bank. Analisis prioritas strategis mengidentifikasi faktor keuangan sebagai faktor penentu utama, dan manajemen bank sebagai aktor kunci. Tujuan utamanya adalah membangun praktik tata kelola dan manajemen risiko yang kuat untuk mendukung industri perbankan yang berkelanjutan dan dapat dipercaya. Alternatif strategis yang paling penting adalah memperkuat tata kelola dan manajemen risiko melalui pemanfaatan audit internal, kerangka kerja manajemen risiko perusahaan, kebijakan dan prosedur yang kuat, dan inisiatif anti-fraud untuk memastikan stabilitas dan keberlanjutan jangka panjang bank. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa kebutuhan modal inti yang lebih tinggi seperti yang diamanatkan oleh OJK, pada awal penerapannya menunjukkan hasil yang beragam, namun pada periode 2022 dan 2023 secara umum meningkatkan efisiensi, daya saing dan daya tahan bank, sekaligus menekankan perlunya tata kelola dan manajemen risiko yang lebih kuat untuk menjamin stabilitas dan keberlanjutan jangka panjang.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/161620
      Collections
      • DT - Business [384]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository