Evaluasi Pemanfaatan Kerang Totok (Geloina erosa) dan Probiotik sebagai Bioremediator pada Pemeliharaan Udang Vaname
Date
2025Author
Sibarani, Ogi Andra
Hastuti, Yuni Puji
Supriyono, Eddy
Nirmala, Kukuh
Metadata
Show full item recordAbstract
Budidaya udang vaname menghasilkan limbah yang dapat berdampak negatif pada lingkungan. Bioremediasi menggunakan organisme hidup seperti kerang totok (Geloina erosa) dan probiotik menjadi strategi alternatif yang ramah lingkungan untuk mengurangi polutan. Studi ini mengevaluasi efektivitas kerang totok dan probiotik sebagai bioremediator, baik secara mandiri maupun dalam kombinasi, dengan empat perlakuan: udang saja (C), udang + kerang (SG), udang + probiotik (SP), dan udang + kerang + probiotik (SGP) selama 30 hari dalam kondisi terkontrol. Parameter yang diukur meliputi pertumbuhan udang dan kerang, kualitas air, dinamika fitoplankton, respons imun udang, serta total bakteri di air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa probiotik secara signifikan meningkatkan kelangsungan hidup udang (95,83%), efisiensi pakan, serta kualitas air. Sebaliknya, keberadaan kerang totok cenderung meningkatkan kelimpahan Cyanobacteria, menyebabkan stres pada udang dan menurunkan tingkat kelangsungan hidup udang. Kombinasi kerang dan probiotik mengurangi kelimpahan Cyanobacteria tetapi meningkatkan total padatan tersuspensi (TSS), yang dapat mempengaruhi kejernihan air dan kesehatan udang. Pada penelitian ini disimpulkan bahwa probiotik lebih efektif sebagai bioremediator dibandingkan kerang totok maupun kombinasinya.
Collections
- MT - Fisheries [3068]