Pengembangan Pemanfaatan Taman Nasional Taka Bonerate oleh Masyarakat Desa Rajuni
Abstract
Taman Nasional Taka Bonerate (TNTBR) adalah kawasan pelestarian alam yang
memiliki ketersediaan sumber pangan dengan peran penting bagi perekonomian
masyarakat melalui pemanfaatan sumberdaya laut, dimana aktivitas penangkapan
masyarakat nelayan di kawasan TNTBR dapat menghasilkan tangkapan sebanyak
26.294,52 ton per tahun Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi
dan pemanfaatan sumber daya laut yang memiliki nilai ekonomi, Memvaluasi
potensi nilai tambah ekonomi produk sumberdaya laut, Mengidentifikasi potensi
wisata dan penerimaan masyarakat terhadap aktivitas wisata, serta Menyusun
strategi pengembangan pemanfaatan di kawasan TNTBR. Penelitian ini
dilaksanakan pada bulan April sampai Mei 2024 dengan menggunakan alat dan
bahan berupa kamera, kuesioner, alat tulis dan alat perekam audio. Hasil
penelitian menunjukkan pendapatan masyarakat nelayan Desa Rajuni rata-rata
sebesar Rp 4.850.000,00 per bulan di musim timur dan Rp 1.118.000,00 per bulan
di musim barat. Dua strategi pengembangan yang diusulkan untuk mendukung
keberlanjutan ekonomi masyarakat dan ekosistem kawasan adalah pemanfaatan
kawasan TNTBR sebagai ekowisata dan pemanfaatan produk.
Kata kunci: Ekonomi, masyarakat nelayan, TNTBR. The Taka Bonerate National Park (TNTBR) is a conservation area with a
significant availability of food resources, playing a crucial role in the local
economy through the utilization of marine resources. The fishing activities of
local fishermen in the TNTBR area yield an annual catch of 26.294,52 tons. This
study aims to identify the potential and utilization of marine resources with
economic value, evaluate the potential added economic value of marine products,
assess the potential for tourism, and determine community acceptance of tourism
activities. Additionally, it seeks to develop strategies for the sustainable utilization
of the TNTBR area. The research was conducted from April to May 2024, using
tools and materials such as cameras, questionnaires, writing instruments, and
audio recorders. The results indicate that the average income of fishermen in
Rajuni Village is Rp 4.850.000,00 per month during the east monsoon and Rp
1.118.000,00 per month during the west monsoon. Two development strategies
are proposed to support the sustainability of the local economy and the
conservation of the area’s ecosystem: utilizing TNTBR as an ecotourism
destination and leveraging marine products.
Keywords: Economy, fishermen community, TNTBR.