APLIKASI Aeromonas sp. L8 NON-PATOGENIK DENGAN KEPADATAN BERBEDA UNTUK PENCEGAHAN Edwardsiellosis PADA IKAN LELE (Clarias sp.)
Abstract
MOHAMAD BIMANTORO. Aplikasi Aeromonas sp. L8 Non-Patogenik dengan Kepadatan Berbeda untuk Pencegahan Edwardsiellosis pada Ikan Lele (Clarias sp.)”. Dibimbing oleh MUNTI YUHANA dan WIDANARNI.
Ikan lele (Clarias sp.) merupakan komoditas ikan dari air tawar yang memiliki kemampuan adaptasi yang cukup kuat sehingga digunakan menjadi komoditas budidaya. Permasalahan yang terjadi dalam budidaya ikan lele salah satunya adalah serangan penyakit yang disebabkan bakterial. Bakteri yang menyerang ikan lele salah satunya adalah bakteri Edwardsiella tarda. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh pemberian kandidat Aeromonas sp. L8 non patogenik dalam dosis yang berbeda terhadap kinerja produksi dan respons imun untuk pencegahan infeksi Edwardsiella tarda pada ikan lele (Clarias sp.). Perlakuan yang diberikan yaitu kontrol positif, kontrol negatif, perlakuan A (104 CFU mL-1), perlakuan B (106 CFU mL-1), perlakuan C (108 CFU mL-1). Ikan lele yang digunakan memiliki bobot awal dengan rata-rata 12,71±0,67 g yang dipelihara selama 40 hari dengan 30 hari pemberian perlakuan dan pemeliharaan 10 hari pasca uji tantang dengan menginjeksikan suspensi sel Edwardsiella tarda secara intramuskular. Hasil menunjukkan bahwa dosis Aeromonas sp. L8 106 CFU mL-1 merupakan dosis yang terbaik terhadap kinerja pertumbuhan dengan rasio konversi pakan 1,38±0,22 dan laju pertumbuhan spesifk 3,16±0,30 %hari-1. Kesimpulan penelitian ini adalah suplementasi pakan dengan dosis Aeromonas sp. L8 106 CFU mL-1 memberikan hasil yang paling optimal dalam kinerja pertumbuhan meskipun pada respons imun tidak berbeda dengan perlakuan dosis lain terhadap infeksi Edwardsiella tarda pada ikan lele (Clarias sp.).
Kata kunci: Aeromonas sp., Edwardsiella tarda, ikan lele, probiotik
Collections
- UT - Aquaculture [2087]