Strategi Pengelolaan Hiu Lanyam (Carcharhinus sorrah) yang Berbasis di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menyusun strategi pengelolaan yang efektif bagi spesies hiu lanyam (Carcharhinus sorrah) yang didaratkan di Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis panjang ikan, tingkat kematangan gonad, dan spawning potential ratio (SPR) dengan perangkat lunak R. Hasil penelitian menunjukkan 66% hiu yang tertangkap sudah matang gonad, tetapi selektivitas alat tangkap masih rendah dengan nilai SPR sebesar 24%, yang menandakan kondisi sedang (moderate). Kondisi ini memerlukan regulasi lebih ketat, termasuk pembatasan ukuran tangkapan dan peningkatan selektivitas alat tangkap untuk melindungi populasi. Analisis SWOT menghasilkan strategi pengelolaan, seperti penguatan regulasi, peningkatan kesadaran konservasi, pengembangan ekowisata berbasis konservasi, serta kerja sama internasional dalam konservasi hiu. Langkah-langkah ini diharapkan dapat memastikan keberlanjutan populasi hiu lanyam di Indonesia. This study aims to develop an effective management strategy for spot-tail sharks (Carcharhinus sorrah) landed at Nizam Zachman Oceanic Fishing Port Jakarta. The research utilized fish length analysis, gonadal maturity assessment, and Spawning Potential Ratio (SPR) analysis using R software. The results showed that 66% of the sharks caught were mature, but the fishing gear selectivity was low, with an SPR value of 24%, indicating a moderate exploitation level. This condition calls for stricter regulations, including catch size limits and improved gear selectivity, to protect the population. A SWOT analysis produced management strategies, including strengthening regulations, raising conservation awareness, developing conservation-based ecotourism, and fostering international cooperation in shark conservation. These measures are expected to ensure the sustainability of spot-tail shark populations in Indonesia.