Studi Pertumbuhan dan Reproduksi Ikan Molly (Poecilia latipinna Lesueur, 1821) di Waduk Cincin, Jakarta Utara
Abstract
Ikan molly (Poecilia latipinna) merupakan spesies asing (alien species) di Indonesia. Penelitian ikan molly liar di ekosistem perairan masih sangat terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek pertumbuhan dan reproduksi ikan molly di Waduk Cincin, Jakarta Utara. Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Juni dan Oktober 2021, serta Mei 2022. Analisis dilakukan di Laboratorium Biologi Makro, Departemen Manajemen Sumberdaya Perairan, IPB University dan Laboratorium Fisiologi Ikan dan Avertebrata Akuatik, Pusat Penelitian Limnologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional. Ikan molly yang dianalisis terdiri dari 1296 ekor jantan dan 2665 ekor betina. Kisaran panjang ikan molly yaitu 3,6-9,4 cm. Pola pertumbuhan ikan molly adalah alometrik negatif dan keseluruhan proporsi kelamin antara jantan dan betina adalah 1 : 2,06. Ikan molly menghasilkan rata-rata jumlah telur 37 ± 20 telur dan 34 ± 19 larva. Tipe pemijahan ikan molly adalah total spawner. Sailfin molly (Poecilia latipinna) is alien species in Indonesia. Study of wild molly population in aquatic ecosystem is very limited. This research aims to analyze sailfin molly growth and reproduction aspects in Cincin Reservoir, North Jakarta. Sampling was carried out in June and October 2021, and May 2022. Analysis carried out at Macro Biology Laboratory, Aquatic Resources Management Departement, IPB University and Fish and Aquatic Invertebrate Physiology Laboratory, Limnology Research Center, National Research and Innovation Agency. About 1296 males and 2665 females sailfin molly analyzed. Sailfin molly total length range in 3,6-9,4 cm. Sailfin molly growth pattern is negative allometry and overall sex ratio between males and females is 1 : 2,06. Average eggs sailfin molly produced is 37 ± 20 eggs and average fish larvae produced about 34 ± 19 larvae. Sailfin molly reproductive strategy is total spawner.