Minat Pemuda dalam Berusahatani Organik (Kasus: Kampung Ciharashas, Kelurahan Mulyaharja, Kecamatan Bogor Selatan, Provinsi Jawa Barat).
Abstract
Telah terjadi penuaan petani disertai rendahnya minat pemuda dalam sektor pertanian. Minat tersebut terbentuk sesuai dengan faktor yang mempengaruhinya. Penerapan pertanian organik dinilai menjadi jawaban yang mampu memberikan pendapatan lebih tinggi dan berpotensi di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis minat pemuda dalam berusahatani organik serta faktor internal dan eksternal yang mempengaruhinya. Metode yang digunakan yaitu pendekatan kuantitatif didukung oleh data kualitatif. Responden sebanyak 45 orang dipilih menggunakan teknik acak proporsional yang terdiri atas pemuda Ciharashas berusia 18-40 tahun. Hasil penelitian membuktikan bahwa minat pemuda dalam berusahatani organik tergolong rendah. Manfaat yang didapatkan dari usahatani belum sesuai dengan usaha besar yang telah diberikan dalam waktu lama. Sementara itu, hasil uji statistik dengan regresi logistik biner menunjukkan bahwa terdapat faktor internal yaitu pengalaman dalam berusahatani organik yang
berpengaruh terhadap minat pemuda dalam berusahatani organik. Faktor eksternal berupa besarnya dukungan pemerintah juga berpengaruh terhadap minat pemuda dalam berusahatani organik.
