| dc.contributor.advisor | Taufik, Muh. | |
| dc.contributor.author | Viratama, Muhammad Aviandy | |
| dc.date.accessioned | 2025-01-07T13:02:31Z | |
| dc.date.available | 2025-01-07T13:02:31Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.identifier.uri | http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/160589 | |
| dc.description.abstract | Wilayah hulu pada suatu DAS merupakan wilayah konservasi untuk menyerap dan menampung air hujan. Kegiatan alih guna lahan pada wilayah hulu akan berdampak pada bagian hilir DAS seperti perubahan pada aliran sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan curah hujan dengan debit aliran sungai, dan menganalisis pengaruh perubahan alih guna lahan dan curah hujan terhadap debit aliran sungai dengan menggunakan skenario perubahan lahan dan curah hujan di DAS Citarum Hulu. HEC-HMS digunakan untuk memodelkan debit aliran harian pada tahun 2017 dan 2019 dengan menggunakan metode Clark. Hasil riset menunjukkan nilai debit puncak hidrograf aliran pengamatan pada tahun 2017 dan 2019 yaitu sebesar 830.60 m3/s dan 453.30 m3/s. Hasil evaluasi model menunjukkan nilai Nash-Suthclif Efficiency (NSE) sebesar 0.424 dan 0.511 untuk tahun 2017 dan 2019. Berdasarkan nilai NSE tersebut, metode Clark memenuhi kriteria untuk penggunaan pada DAS Citarum Hulu. Skenario perubahan curah hujan dan penggunaan lahan menghasilkan debit puncak tertinggi pada saat penambahan curah hujan 20% sebesar 1571.1 m3/s pada tahun 2017 dan 931.2 m3/s pada tahun 2019, dan debit puncak terendah pada saat pengurangan curah hujan 20% sebesar 590.9 m3/s pada tahun 2017 dan 420.5 m3/s pada tahun 2019 dari kondisi baseline. Perubahan tutupan lahan menjadi Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) berpotensi meningkatkan resiko banjir, sehingga kajian lebih lanjut terhadap tata ruang wilayah untuk mengantisipasi dampak hidrologis. | |
| dc.description.abstract | The upstream area of a watershed is a conservation area to absorb and store rainwater. Land use change activities in the upstream area will have an impact on the downstream part of the watershed such as changes in river flow. This study aims to analyze the relationship between rainfall and streamflow, and to analyze the effect of land use change and rainfall on streamflow using scenarios of land use change and rainfall in the Upper Citarum Watershed. HEC-HMS was used to model the daily flow discharge in 2017 and 2019 using the Clark method. The results showed that the peak discharge values of the observed stream hydrograph in 2017 and 2019 were 830.60 m3/s and 453.30 m3/s, respectively. The model evaluation results show Nash-Suthclif Efficiency (NSE) values of 0.424 and 0.511 for 2017 and 2019. Based on these NSE values, Clark's method meets the criteria for use in the Upper Citarum watershed. The rainfall and land use change scenarios resulted in the highest peak discharge when 20% rainfall was added at 1571.1 m3/s in 2017 and 931.2 m3/s in 2019, and the lowest peak discharge when 20% rainfall was reduced at 590.9 m3/s in 2017 and 420.5 m3/s in 2019 from the baseline condition. Land cover change to the Regional Spatial Plan (RTRW) has the potential to increase the risk of flooding, so further study of regional spatial planning to anticipate hydrological impacts. | |
| dc.description.sponsorship | | |
| dc.language.iso | id | |
| dc.publisher | IPB University | id |
| dc.title | Evaluasi Pengaruh Alih Guna Lahan dan Curah Hujan terhadap Debit Aliran Sungai di DAS Citarum Hulu | id |
| dc.title.alternative | Evaluation of Land Use Change and Rainfall Impact on River Discharge in Upper Citarum Watershed | |
| dc.type | Skripsi | |
| dc.subject.keyword | Debit | id |
| dc.subject.keyword | Alih Guna Lahan | id |
| dc.subject.keyword | Citarum Hulu | id |
| dc.subject.keyword | HEC-HMS | id |
| dc.subject.keyword | Clark UH | id |