Transformasi Residu Garam Rumput Laut Sargassum sp. Menjadi Pupuk Bokashi Dengan Aplikasi Mikroorganisme Asal Batang Pisang
Abstract
Residu garam rumput laut cokelat Sargassum sp. merupakan hasil samping pembuatan garam rumput laut berbentuk serbuk halus. Pemanfaatan residu garam rumput laut cokelat Sargassum sp. dapat digunakan sebagai bahan baku dalam pembuatan pupuk bokashi karena memiliki kandungan yang berfungsi sebagai hormon pemacu tumbuhan yaitu auksin, giberelin, sitokinin. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi terbaik residu garam rumput laut cokelat Sargassum sp. yang ditambahkan starter mikroorganisme lokal batang pisang pada pupuk bokashi. Penelitian dilakukan dengan penumbuhan mikroorganisme lokal, pembuatan pupuk bokashi, pengujian pH, N-Total, C-Organik, Fosfor, Kalium, NPK dan analisis data. Konsentrasi terbaik pupuk bokashi pada perlakuan F3 yaitu residu garam rumput laut Sargassum sp. 53%, sekam 10%, dedak 3%, MOL 34% yang memiliki pH 8,13, C-Organik 36,94%, N-Total 1,24%, Fosfor 0,31%, Kalium 8,68% dan N+P+K 10,29%. Kandungan unsur hara pupuk bokashi residu garam rumput laut Sargassum sp. menggunakan starter mikroorganisme lokal batang pisang sudah cukup dan optimal untuk tanaman dan pupuk ramah lingkungan. Brown seaweed salt residue Sargassum sp. is a by-product of making seaweed salt in fine powder. The brown seaweed salt residue Sargassum sp. can be used as raw material in making bokashi fertilizer because it has content that functions as a plant promoting hormone, namely auxin, gibberellin, and cytokinin. This study aims to determine the best concentration of brown seaweed salt residue Sargassum sp. added to starter local banana stem microorganisms in bokashi fertilizer. The research was conducted by growing local microorganisms, making bokashi fertilizer, testing pH, N-Total, C-Organic, Fosfor, Kalium, NPK, and data analysis. The best concentration of bokashi fertilizer in the F3 treatment is Sargassum sp. 53% seaweed salt residue, 10% husk, 3% bran, 34% MOL which has a pH of 8.13, C-Organic 36.94%, N-Total 1.24%, Phosphorus 0.31%, Potassium 8.68% and N+P+K 10.29%. The nutrient content of Sargassum sp. seaweed salt residue bokashi fertilizer using starter local banana stem microorganisms is sufficient and optimal for plants and environmentally friendly fertilizers.