Evaluasi Penerapan Rencana Aksi Adaptasi Iklim Pada Wilayah Prioritas
Abstract
Perubahan iklim mempengaruhi aktivitas manusia dan ekosistem lainnya,
sehingga diperlukan evaluasi terhadap penerapan rencana aksi adaptasi iklim. Oleh
karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis tren penelitian secara global yang
berhubungan dengan faktor yang mempengaruhi penerapan rencana aksi melalui
analisis bibliometrik menggunakan VOSviewer dan menganalisis sebanyak 20 aksi
di Indonesia menggunakan metode BACI (Before-After Control-Impact). Data
penelitian VOSviewer diambil dari Scopus (scopus.com) dengan kata kunci
“evaluasi penerapan rencana aksi adaptasi iklim di wilayah prioritas”, mulai tahun
2014 hingga 2024. Didapatkan 22 artikel, kemudian data tersebut dipilah hingga
tersisa 12 artikel yang dianalisis. Hasil analisis VOSviewer, menunjukkan tren
penelitian secara global bahwa perubahan iklim, pemerintah lokal, pembangunan
berkelanjutan, perubahan kebijakan bahkan pembangunan berkelanjutan memiliki
andil besar dalam penerapan aksi adaptasi iklim dalam lingkup global dan selaras
dengan pembangunan berkelanjutan iklim (PBI) di Indonesia. Sebanyak 15 aksi
yang dilakukan pemerintah, 2 aksi dilakukan masyarakat, dan 3 aksi dilakukan oleh
NGO. Menghasilkan nilai evaluasi yang berbeda serta terdapat perbedaan
pendekatan penerapan aksi adaptasi yang dilakukan oleh pemerintah, NGO dan
masyarakat. Pemerintah cenderung menggunakan pendekatan top-down, NGO
menggunakan pendekatan bottom-up dengan melibatkan langsung partisipasi
masyarakat, dan masyarakat adat menggunakan pendekatan secara holistik berbasis
pengetahuan tradisional yang diwariskan secara turun – temurun. Climate change impacts human activities and ecosystems, necessitating the
evaluation of climate adaptation action plans. This study analyzes global research
trends on factors influencing the implementation of these plans using bibliometric
analysis with VOSviewer and examines 20 actions in Indonesia through the BACI
(Before-After Control-Impact) method. Data from Scopus (2014–2024) with the
keyword "evaluation of the implementation of climate adaptation action plans in
priority areas" yielded 22 articles, of which 12 were analyzed. The VOSviewer
analysis highlights global trends emphasizing the role of climate change, local
government, policy changes, and sustainable development in implementing
adaptation actions. In Indonesia, 15 actions were undertaken by the government, 2
by communities, and 3 by NGOs, reflecting diverse evaluation outcomes. The
implementation approaches also differ: governments favor a top-down strategy,
NGOs adopt bottom-up methods, and indigenous communities employ holistic
approaches. These findings align with global trends and sustainable climate
development goals
