Kapasitas Karbon Ekosistem Lamun Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta sebagai Dasar Pengelolaan.
Abstract
Pulau Pramuka memiliki ekosistem lamun yang berperan dalam penyerapan karbon dari atmosfer dalam jumlah yang cukup besar. Penelitian ini bertujuan mengestimasi kapasitas stok karbon dan menganalisis nilai ekonomi dari ekosistem lamun sebagai penyerap karbon dioksida di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta yang dapat dijadikan dasar dalam menentukan pengelolaan. Penelitian dilakukan pada Februari 2024 di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Provinsi DKI Jakarta menggunakan metode Social Cost of Carbon (SCC). Hasil penelitian didapatkan enam jenis lamun yang terdapat di Pulau Pramuka yaitu E. acoroides, T. hemprichii, C. rotundata, C. serrulata, H. uninervis dan H. ovalis. Total stok karbon yang ditemukan pada ekosistem padang lamun Pulau Pramuka adalah sebesar 7,73 ton C dengan kapasitas penyerapan karbon sebesar 28,37 ton CO2. Nilai ekonomi keberadaan ekosistem padang lamun di Pulau Pramuka sebagai penyerap karbon dioksida sebesar Rp23.785.052. Upaya pengelolaan yang dapat dilakukan untuk meningkatan kapasitas penyerapan karbon dioksida di Pulau Pramuka adalah melakukan penanaman lamun jenis Enhalus acoroides.