Show simple item record

dc.contributor.advisorPriyanto
dc.contributor.authorHendriani, Riski
dc.date.accessioned2024-11-09T23:56:20Z
dc.date.available2024-11-09T23:56:20Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159436
dc.description.abstractHutan rakyat merupakan hutan yang dimiliki oleh masyarakat yang dalam perkembangannya mempertimbangkan prinsip keberlanjutan. Penelitian ini bertujuan mengindentifikasi struktur tegakan horizontal dan menetapkan jatah tebang tahunan serta pengaturan distribusi penebangan di hutan rakyat Kelompok Tani Hutan (KTH) Taruna Tani, Desa Karyasari, Bogor, Jawa Barat. Lokasi penelitian dipilih secara sengaja berdasarkan luas lahan petani dan pengukuran dimensi pohon/tegakan dilakukan secara sensus pada lahan petani terpilih. Data tegakan dari 20 lahan petani terdiri atas 5 luasan besar (>0,50 ha), 7 luasan sedang (0,26–0,50 ha), dan 8 luasan kecil (0,10–0,25 ha) dianalisis struktur tegakan dan pengaturan hasilnya. Hasil analisis struktur tegakan menunjukkan bahwa struktur horizontal tegakan menyerupai bentuk kurva huruf J terbalik dengan persamaan eksponensial negatif N = 125,38e 0,801D dengan R2 = 0,717. Kurva jumlah pohon layak tebang menunjukkan hasil yang konsisten setelah tahun ke-24 (periode simulasi ke-5 tahun) sehingga KTH Taruna Tani dapat melakukan penebangan 14 pohon/ha/tahun dan penebangan 21 pohon/ha/tahun. Pada periode simulasi ke-1 (tahun ke1 dan ke-2) tidak direkomendasikan adanya kegiatan penebangan, namun setelah mencapai kondisi stabil yaitu tahun ke-24 (periode ke-5) setiap petani dapat melakukan penebangan dengan jumlah yang sama setiap tahunnya. Kata kunci: eksponensial negatif, pengelolaan hutan rakyat, purposive sampling
dc.description.abstractCommunity forest is a community-owned forest that considers sustainability principles in its management. This study aims to identify the horizontal stand structure, determine the annual allowable cut, and regulate harvest distribution in the community forest managed by the Forest Farmer Group (KTH) Taruna Tani in Karyasari Village, Bogor, West Java. The research location was purposefully selected based on the size of farmers' landholdings, and stand/tree dimensions were measured through a census on selected farmers' plots. Stand data from 20 farmers' plots comprising five large plots (>0.50 ha), seven medium plots (0.26–0.50 ha), and eight small plots (0.10–0.25 ha) were analyzed for stand structure and yield regulation. Analysis of stand structure revealed that the horizontal stand structure followed an inverted J-shaped curve, described by the negative exponential equation N = 125.38e 0.801D with R2 = 0.717. The curve of harvestable trees showed consistent results after the 24th year (fifth 5-year simulation period), indicating that KTH Taruna Tani can harvest 14 trees/ha/year and replant 21 trees/ha/year. No harvesting is recommended in the first simulation period (first and second years), but after reaching stable conditions in the 24th year (fifth period), each farmer can perform annual harvesting at a consistent rate. Keywords: Community forest management, negative exponential, purposive sampling
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleStruktur Tegakan Horizontal dan Pengaturan Hasil Hutan Rakyat KTH Taruna Tani Desa Karyasari, Bogor, Jawa Barat.id
dc.title.alternativeHorizontal Stand Structure and Yield Regulation of Community Forests in KTH Taruna Tani, Karyasari Village, Bogor, Jawa Barat
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordpengelolaan hutan rakyatid
dc.subject.keywordpurposive samplingid
dc.subject.keywordeksponensial negatifid
dc.subject.keywordstruktur horizontalid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record