Show simple item record

dc.contributor.advisorSjaf, Sofyan
dc.contributor.authorAzizah, Wahidatul Laila Nur
dc.date.accessioned2024-11-08T23:18:05Z
dc.date.available2024-11-08T23:18:05Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/159432
dc.description.abstractStratifikasi sosial yang terbagi menjadi kelas atas, kelas menengah, dan kelas bawah berdasarkan elektrifikasi, pekerjaan, konsumsi, tempat tinggal dan pengeluaran. Faktor pola asuh, konsumsi, tingkat pendidikan, dan infeksi penyakit meningkatkan potensi stunting pada setiap stratifikasi sosial. Kondisi sosial ekonomi keluarga yang tercermin dalam stratifikasi sosial berkaitan erat dengan pola konsumsi pangan, khususnya asupan makanan bergizi. Hal ini berhubungan dengan tingkat kerentanan anak dari stratifikasi sosial yang lebih rendah terhadap infeksi penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan stratifikasi sosial dengan faktor penyebab stunting pada anak. Penelitian ini menggunakan Data Desa Presisi (DDP) untuk mengidentifikasi keluarga yang berpotensi stunting dan stratifikasi sosial keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kuesioner dan didukung dengan data kualitatif melalui wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan antara stratifikasi sosial dengan stunting, namun terdapat hubungan antara stratifikasi sosial dengan kerentanan anak terhadap faktor penyebab stunting yaitu infeksi penyakit.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleHubungan Stratifikasi Sosial dengan Faktor Penyebab Stunting pada Anak (Kasus: Desa Cimacan, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur)id
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keyworddata desa presisiid
dc.subject.keywordstuntingid
dc.subject.keywordinfeksi penyakitid
dc.subject.keywordstratifikasi sosialid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record