Strategi Penghidupan dan Resiliensi Nafkah Rumah Tangga Petani di Kawasan Rentan Bencana Banjir
Abstract
Banjir merupakan salah satu bencana alam yang menjadi permasalahan bagi masyarakat di seluruh dunia, termasuk di negara-negara agraris yang kehidupan sebagian besar masyarakatnya bergantung pada hasil pertanian. Banjir yang menggenangi lahan pertanian akan mengakibatkan berbagai dampak seperti timbulnya hama, perlambatan tumbuh tanaman, hingga kegagalan panen. Sehingga, banjir memiliki dampak yang signifikan terhadap sistem penghidupan rumah tangga petani. Oleh karena itu, resiliensi nafkah rumah tangga petani menjadi sangat penting dalam menghadapi banjir. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur nafkah, strategi dan faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi nafkah rumah tangga petani. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dan didukung dengan data kualitatif. Teknik pengumpulan data kuantitatif dilakukan dengan kuesioner dan wawancara mendalam digunakan untuk mengumpulkan data kualitatif. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi resiliensi nafkah rumah tangga petani adalah kepemilikan luas lahan sawah rumah tangga dan kepemilikan aset pertanian pada rumah tangga. Flooding is a natural disaster that is a problem for people worldwide, including in agricultural countries where most people's lives depend on agricultural products. Floods that inundate agricultural land will result in various impacts, such as the emergence of pests, slowing plant growth, and even crop failure. Thus, floods significantly impact the livelihood systems of farming households. Therefore, the livelihood resilience of farming households is essential in facing floods. This research aims to analyze the livelihood structure, strategies and factors that influence the livelihood resilience of farming households. The method used in this research is a quantitative approach and is supported by qualitative data. Quantitative data collection techniques were carried out using questionnaires and in-depth interviews to collect qualitative data. This research found that the factors influencing the livelihood resilience of farmer households are household ownership of rice fields and household ownership of agricultural assets.
