View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Master Theses
      • MT - Agriculture
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Analisis Kebutuhan Air Tanaman Jagung dan Kacang Tanah pada Sistem Tanam Monokultur dan Tumpangsari

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (774.2Kb)
      Fulltext (1.351Mb)
      Lampiran (994.8Kb)
      Date
      2024
      Author
      Ramadhani, Rezky Puryan
      Santosa, Edi
      Purwono
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Jagung dan kacang tanah merupakan tanaman pangan penting di Indonesia, dan umumnya ditanam dalam sistem monokultur dan tumpang sari. Kebutuhan air untuk monokultur dan tumpang sari diyakini berbeda, namun analisis kebutuhan air untuk monokultur dan tumpang sari masih jarang dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pertumbuhan dan produksi jagung dan kacang tanah pada sistem monokultur dan tumpang sari dalam kaitannya dengan kebutuhan air dan koefisien tanaman. Penelitian dilaksanakan di Kebun Percobaan Leuwikopo dari bulan September hingga Desember 2022. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap dengan dua perlakuan yaitu monokultur dan tumpangsari. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertumbuhan jagung tidak berbeda nyata antara monokultur dan tumpangsari, tetapi hasil panen dari tumpang sari lebih rendah dibandingkan dengan monokultur. Kacang tanah yang ditumpangsarikan tumbuh lebih rendah dibandingkan dengan monokultur, tetapi tidak menunjukkan perbedaan hasil per tanaman yang signifikan antara monokultur dan tumpangsari. Efisiensi penggunaan air pada tumpangsari lebih tinggi dibandingkan dengan monokultur untuk kedua tanaman, yang mengindikasikan bahwa tumpangsari sebagai sistem tanam yang sesuai pada lahan dengan ketersediaan air yang terbatas. Rasio kesetaraan lahan adalah 1,09, yang berarti bahwa penggunaan lahan untuk tumpang sari lebih efisien daripada monokultur.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/158863
      Collections
      • MT - Agriculture [3994]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository