View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Mathematics and Natural Sciences
      • UT - Geophysics and Meteorology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Keterkaitan Suhu Udara dan Kelembapan Udara Terhadap Konsentrasi Gas Rumah Kaca CO2 dan CH4

      Thumbnail
      View/Open
      Cover (706.6Kb)
      Fulltext (3.518Mb)
      Lampiran (246.2Kb)
      Date
      2024
      Author
      Komala, Siffa Anastasya
      Hidayati, Rini
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Suhu udara dan kelembapan udara berhubungan dengan konsentrasi karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik konsentrasi karbon dioksida (CO2) dan metana (CH4), serta menentukan hubungan antara suhu udara dan kelembapan udara dengan kedua gas rumah kaca (GRK) tersebut di sekitar pengamatan stasiun kampus IPB Baranangsiang Kota Bogor. Hubungan antara konsentrasi CO2 dan CH4 dengan kelembapan udara dan suhu udara dianalisis menggunakan analisis korelasi dan regresi berdasarkan data waktu harian dan diurnal (00.00-23.00) tahun 2019-2022. GRK memiliki pola konsentrasi tinggi pada sore hari hingga dini hari, konsentrasi GRK rendah pada pagi hingga siang hari (06:00-12:00). Pola suhu udara tinggi pada pagi hingga sore hari (06:00-14:00) dan rendah pada sore hingga dini hari (16:00-05:00). Kelembapan relatif tinggi pada sore hingga dini hari (16:00-05:00) dan rendah pada pagi hingga siang hari (06:00-14:00), sedangkan pola diurnal kelembapan aktual tidak sejelas seperti kelembapan relatif, dan bervariasi setiap bulan. Hubungan suhu udara dan GRK bernilai negatif yang berarti suhu udara tinggi berhubungan dengan konsentrasi CO2 dan CH4 yang rendah, sedangkan kelembapan udara dan GRK bernilai positif berarti kelembapan udara tinggi berhubungan dengan GRK yang tinggi. Hubungan pola konsentrasi GRK dengan suhu udara dan kelembapan berhubungan dengan proses fotosintesis/respirasi, dekomposisi bahan organik, serta proses konveksi dan subsidensi di udara. Nilai R² suhu udara kurang dari 10% dan kelembapan udara kurang dari 30% menunjukkan terdapat faktor lain yang mempengaruhi GRK di Kota Bogor.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/158727
      Collections
      • UT - Geophysics and Meteorology [1718]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository