Hubungan Tingkat Literasi Digital dan Penggunaan Aplikasi Simpeldesa sebagai Model Smart Village (Kasus: Desa Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat literasi digital
dengan penggunaan aplikasi Simpeldesa sebagai model Smart Village di Desa
Cimenyan, Kecamatan Cimenyan, Kabupaten Bandung. Metode penelitian yang
digunakan adalah pendekatan kuantitatif yang didukung oleh data kualitatif. Data
dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mendalam dengan responden yang
merupakan pengguna aktif aplikasi Simpeldesa. Teknik analisis data uji korelasi
Rank Spearman untuk menguji hubungan antara karakteristik individu, tingkat
literasi digital, dan tingkat kesesuaian penerapan smart village. Hasil penelitian
menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara tingkat literasi digital dengan
tingkat kesesuaian penerapan smart village. Karakteristik individu juga
berpengaruh terhadap literasi digital dan tingkat kesesuaian penerapan smart
village. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam
pengembangan literasi digital dan implementasi smart village. This research aims to analyze the relationship between the level of digital literacy
and the use of the Simpeldesa application as a Smart Village model in Cimenyan
Village, Cimenyan District, Bandung Regency. The research method used is a
quantitative approach supported by qualitative data. Data was collected through
questionnaires and in-depth interviews with respondents who were active users of
the Simpeldesa application. The data analysis technique is the Spearman Rank
correlation test to test the relationship between individual characteristics, digital
literacy level, and the main elements of a smart village. The research results show
that there is a significant relationship between the level of digital literacy and the
level of suitability of implementing smart villages. Individual characteristics also
influence digital literacy and the level of suitability of smart village
implementation. It is hoped that this research can contribute to the development of
digital literacy and the implementation of smart villages.
