Analisis Efisiensi dan Efektivitas Penggunaan Greenhouse Hidroponik Komoditas Pakcoy pada CV Alam Pasundan
Abstract
CV Alam Pasundan adalah perusahaan hidroponik yang membudidayakan pakcoy menggunakan dua jenis greenhouse yaitu terbuka dan tertutup. Perbedaan tersebut menjadi permasalahan dikarenakan adanya perbedaan kualitas pakcoy dan perusahaan belum menemukan tipe yang efisien dan efektif jika dilihat dari kebutuhan finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efisiensi dan efektivitas penggunaan kedua jenis greenhouse tersebut dari aspek finansial. Metode yang digunakan mencakup analisis deskriptif dan analisis kelayakan bisnis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa greenhouse tertutup lebih efisien dan efektif dengan hasil analisis cashflow memiliki perhitungan NPV > 0 yaitu sebesar Rp 288.261.047, tingkat IRR yaitu 71%, Gross B/C yaitu 1,61, Net B/C yaitu 3,02, serta payback period adalah 3 tahun 2 bulan yang artinya lebih kecil dari umur bisnis. Oleh karena itu, penggunaan greenhouse yang efisien dan efektif untuk komoditas pakcoy yaitu greenhouse tertutup dan direkomendasikan untuk perusahaan. CV Alam Pasundan is a hydroponic company that cultivates pakcoy using two types of greenhouses, namely open and closed. The difference is a problem because there are differences in the quality of pakcoy and the company has not found an efficient and effective type when viewed from financial needs. This study aims to analyze the efficiency and effectiveness of using both types of greenhouses from a financial aspect. The methods used include descriptive analysis and business feasibility analysis. The results showed that closed greenhouses are more efficient and effective with the results of cashflow analysis having NPV > 0 which is Rp 288,261,047, IRR level is 71%, Gross B/C is 1.61, Net B/C is 3.02, and payback period is 3 years and 2 months which means it is smaller than the business life. Therefore, the efficient and effective use of greenhouses for pakcoy commodities is a closed greenhouse and is recommended for companies.