Show simple item record

dc.contributor.advisorSartiami, Dewi
dc.contributor.advisorDadang
dc.contributor.authorAgustini, Melia
dc.date.accessioned2024-08-06T04:46:18Z
dc.date.available2024-08-06T04:46:18Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155802
dc.description.abstractUlat grayak jagung (UGJ), Spodoptera frugiperda merupakan hama penting pada tanaman jagung. Di Indonesia UGJ pertama kali dilaporkan pada bulan Maret 2019. Pengendalian yang umum dilakukan oleh petani dalam mengendalikan hama ini adalah dengan menggunakan insektisida sintetik. Namun penggunaan insektisida sintetik yang tidak tepat dapat menimbulkan dampak negatif. Salah satu strategi pengendalian hama yang aman dan ramah lingkungan adalah dengan menggunakan insektisida nabati. Daun sirsak (Annona muricata), biji bengkuang (Pachyrizus erosus) dan buah cabai jawa (Piper retrofractum) diketahui mampu mengendalikan berbagai serangga hama. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas ekstrak daun sirsak, biji bengkuang dan buah cabai jawa serta campurannya terhadap mortalitas dan penghambatan makan larva UGJ instar kedua. Kegiatan penelitian meliputi uji toksisitas ekstrak tunggal tiga ekstrak tumbuhan, uji toksisitas ekstrak campuran, dan uji penghambatan makan terhadap larva UGJ. Hasil penelitian ini memberikan informasi mengenai potensi ketiga ekstrak dan campurannya dalam mengendalikan hama UGJ ini. Ekstrak daun A. muricata, biji P. erosus dan buah P. retrofractum mengakibatkan kematian dan penghambatan makan larva S. frugiperda. Ekstrak P. retrofractum menunjukkan lebih toksik dibandingkan dua ekstrak lainnya. Nilai LC50 dan LC95 ekstrak P. retrofractum berturut-turut 0,142% dan 0,595% menggunakan metode residu pada daun dan nilai LD50 dan LD95 ekstrak P. retrofractum berturut-turut 0,10 µg/larva dan 0,40 µg/larva dengan metode topikal. Ekstrak P. retrofractum pada 0,186% (LC55) menghambat aktivitas makan larva sebesar 83,04% yang termasuk kedalam kategori penghambatan makan kuat. Campuran ekstrak buah P. retrofractum dan P. erosus pada perbandingan 2:1 (w/w) memberikan efek mortalitas yang lebih tinggi daripada perbandingan 1:1 dan 1:2 dan berdasarkan indeks kombinasinya, campuran ekstrak buah P. retrofractum dan biji P. erosus (2:1) bersifat sinergistik kuat.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titleKeefektifan Ekstrak Daun Sirsak, Biji Bengkuang, dan Buah Cabai Jawa terhadap Ulat Grayak Jagung (Spodoptera frugiperda Smith)(Lepidoptera: Noctuidae)id
dc.title.alternative
dc.typeTesis
dc.subject.keywordInsektisida nabatiid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record