Show simple item record

dc.contributor.advisorSaleh, Muhammad Buce
dc.contributor.advisorPuspaningsih, Nining
dc.contributor.authorPutri, Tanzilla Purawiyanggi
dc.date.accessioned2024-08-02T00:53:41Z
dc.date.available2024-08-02T00:53:41Z
dc.date.issued2024
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/155401
dc.description.abstractPeningkatan jumlah penduduk menjadi faktor perubahan penutupan lahan di Kecamatan Dramaga dan Ciomas. Monitoring perubahan tersebut dilakukan dengan memanfaatkan teknologi penginderaan jauh. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi penutupan lahan menggunakan citra SPOT-7 tahun 2017 dan citra SPOT-6 tahun 2022, menganalisis perubahan penutupan lahan, dan menganalisis kesesuaian penutupan lahan dengan RTRW tahun 2016-2036. Metode yang digunakan adalah klasifikasi visual dengan digitasi on-screen. Akurasi hasil klasifikasi dengan metode digitasi on-screen mencapai 94,38%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perubahan penutupan lahan terbesar di Kecamatan Dramaga dan Ciomas yaitu permukiman dengan peningkatan berturut-turut sebesar 71,65 ha dan 54,66 ha. Namun Penutupan lahan di Kecamatan Dramaga didominasi oleh hutan tanaman rakyat, sedangkan di Kecamatan Ciomas didominasi oleh permukiman. Kesesuaian penutupan lahan tahun 2017 dan 2022 dengan RTRW Kabupaten Bogor menunjukkan peningkatan luas penutupan lahan yang sudah sesuai dengan pola ruangnya. Pada tahun 2022, luas kesesuaian lahan mencapai 79,90% dari seluruh luas Kecamatan Dramaga dan Ciomas.
dc.description.abstractPopulation growth affects changes in land cover of Dramaga dan Ciomas subdistricts. Monitoring of land cover changes is carried out using remote sensing. This study aims to identify land cover using SPOT-7 imagery in 2017 and SPOT-6 imagery in 2022 to analyze land cover changes and conformity with the 2016-2036 RTRW. The method used is visual classification with on-screen digitization. The accuracy of the classification results with the on-screen digitization method reached 94.38%. The results showed that the most significant land cover change in the Dramaga and Ciomas sub-districts was settlements, with an increase of 71.65 ha and 54.66 ha, respectively. However, land cover in the Dramaga Sub-district is dominated by Plantation Forest, while settlements dominate the Ciomas Sub district. The suitability of land cover in 2017 and 2022 with the Bogor District RTRW shows an increase in the land cover area by the spatial pattern. In 2022, the area of land suitability reached 79,90% of the total area of Dramaga and Ciomas Sub-districts.
dc.description.sponsorship
dc.language.isoid
dc.publisherIPB Universityid
dc.titlePerubahan dan Kesesuaian Penutupan Lahan pada Pola Ruang Menggunakan Citra Resolusi Tinggi di Kecamatan Dramaga dan Ciomas, Kabupaten Bogorid
dc.title.alternative
dc.typeSkripsi
dc.subject.keywordcitra SPOT 6/7id
dc.subject.keywordland coverid
dc.subject.keywordon-screen digitizingid
dc.subject.keywordregional spatial planid


Files in this item

Thumbnail
Thumbnail
Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record