Optimasi Ruang Terbuka Hijau dalam Mereduksi Emisi Gas CO2 di Lingkungan PT Kimia Farma Plant Jakarta
Abstract
The increase in industrial activity in DKI Jakarta not only has positive impacts but also negative impacts, one of which is an increase in the amount and concentration of air emissions. Efforts that can be made to reduce the amount of emissions are with Green Open Space (RTH). The aim of the research is to determine the amount of CO2 gas emissions resulting from the use of generators, boilers and motorized vehicles, and another aim is to calculate the ability to absorb CO2 gas by existing green open green spaces and carry out tree planting efforts. The method used is qualitative, where the results are obtained from data collection through observation and interviews. The results of calculating the amount of CO2 gas emissions resulting from the use of generators, boilers and motorized vehicles are respectively 110.59 tonnes of CO2/year, 285 tonnes of CO2/year and 0.95 tonnes of CO2/year, so that the total emissions The CO2 gas produced is 396.92 tons of CO2/year. The ability to absorb CO2 by the existing green open space is not yet optimal, namely 296.47 tonnes of CO2/year, so it is necessary to plant additional trees with the types of durian, mango and jackfruit with 10 individuals of each type. Peningkatan aktivitas industri di DKI Jakarta tidak hanya memberikan dampak
positif namun juga dampak negatif salah satunya naiknya jumlah dan konsentrasi emisi udara. Upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi jumlah emisi tersebut adalah dengan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Tujuan penelitian yaitu mengetahui jumlah emisi jenis gas CO2 yang dihasilkan dari kegiatan pemakaian genset, boiler, dan kendaraan bermotor, serta tujuan lain yaitu menghitung kemampuan penyerapan gas CO2 oleh RTH eksisting dan melakukan upaya penanaman pohon.Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data yaitu melalui observasi dan wawancara. Hasil dari perhitungan jumlah emisi gas CO2 yang dihasilkan dari kegiatan pemakaian genset, boiler, dan kendaraan bermotor adalah masing-masing sebesar 110,59 ton CO2/tahun, 285 ton CO2/tahun, dan 0,95 ton CO2/tahun, sehingga total emisi gas CO2 yang dihasilkan adalah 396,92 ton CO2/tahun. Kemampuan penyerapan CO2 oleh RTH eksisting belum optimal yaitu sebesar 296,47 ton CO2/tahun, sehingga perlu dilakukan penambahan penanaman pohon dengan jenis durian, mangga, dan nangka dengan 10 individu setiap jenisnya.