| dc.description.abstract | Aktivitas Gunung Raung yang cukup tinggi berpotensi mempengaruhi
karakteristik tanah di Kabupaten Jember, baik tanah yang berasal dari bahan induk
volkan Raung maupun batuan sedimen. Informasi terperinci mengenai komposisi
mineral tanah menjadi krusial dalam memberikan dasar untuk merancang praktik
budidaya pertanian yang berkelanjutan, karena informasi ini memberikan wawasan
jangka panjang mengenai kesuburan alami tanah. Penelitian ini bertujuan untuk
mengkaji lebih dalam tentang pengaruh volkan Raung terhadap karakteristik tanah
di daerah penelitian sebagai fondasi dalam mengelola kesuburan tanah.
Tiga profil tanah yang mewakili tiga bahan induk yang berbeda telah
diperiksa di lapangan, dan sampel tanah telah dikumpulkan untuk analisis
laboratorium. Profil 1 berasal dari formasi batuan Gunung Raung (Qhvr), terdiri
dari lava, breksi vulkanik, breksi lahar, dan tufa. Profil 2 berasal dari formasi
Sukamade (Toms), terdiri dari batu lempung (klei) bersisipan batu lempung (klei)
dan batu pasir. Profil 3 berasal dari formasi Puger (Tmp), terdiri dari batu kapur
karang dengan breksi batu kapur bersisipan batu kapur tufan.
Hasil penelitian menunjukkan bahan vulkanik Gunung Raung sangat
mempengaruhi karakteristik tanah di ketiga Profil. Adanya pengaruh volkan Raung
menyebabkan karakteristik tanah pada Profil 2 dan 3 berbeda dengan karakteristik
tanah dari batuan sedimen dan karst pada umumnya. Morfologi tanah dari ketiga
Profil dicirikan dengan warna tanah yang dominan adalah 5 YR dan 7,5 YR, tekstur
tanah klei untuk Profil 2 dan 3, pasir untuk Profil 1. Struktur tanah yang dominan
adalah granular dan blocky, konsistensi lembab very friable dan friable serta
kedalaman perakaran yang dalam untuk Profil 2, dangkal untuk Profil 1 dan 3.
Klasifikasi tanah pada Profil 1 adalah Lithic Udorthents, Profil 2 Andic Haplustepts
dan Profil 3 adalah Lithic Ustorthents. Mineral fraksi pasir dari ketiga profil
tersusun atas opak sebagai mineral yang paling melimpah, kemudian diikuti oleh
fragmen batuan, kemudian seri mineral feromagnesian (olivin, augit, hiperstain dan
hornblende), mineral plagioklas (anortit, bitownit dan labradorite), konkresi besi,
epidot, turmalin serta mineral-mineral yang terdapat secara sporadis yaitu: zirkon,
kuarsa, gelas volkan, silimanit, staurolit, diopsit dan kasiterit. Mineral fraksi klei
dari ketiga profil tersusun atas kaolinit, dolomit, kuarsa dan smektit, sedangkan
smektit hanya menyusun tanah pada Profil 3. Abu volkan Gunung Raung dan
kelompok mineral feromagnesian dalam ketiga profil berperan signifikan dalam
meningkatkan ketersediaan hara kalium, kalsium dan magnesium, sehingga
kebutuhan pupuk untuk hara tersebut dapat dikurangi. Tanah pada ketiga profil
secara alami memiliki kesuburan yang bagus, tetapi untuk merancang sistem
pertanian yang berkelanjutan perlu memperhatikan morfologi, landform dan iklim
dari ketiga profil. | id |