| dc.description.abstract | Pemanfaatan mikroalga sebagai sumber protein telah lama dilakukan dalam usaha pembenihan ikan dan udang. Salah satu diantaranya adalah Spirulina sp. Yang telah digunakan secara meluas sebagai makanan benih ikan dan udang maupun untuk pembesaran moluska.
Untuk pertumbuhannya Spirulina memerlukan lingkungan tempat tumbuh yang sesuai dengan kebutuhan. Faktor lingkungan utama yang mempengaruhi pertumbuhan biomassa mikroalga salah satunya adalah nutrien. Salah satu cara yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan nutrien fitoplankton di perairan adalah pemupukan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui konsentrasi kotoran puyuh yang baik sebagai substitusi pupuk komersil untuk pertumbuhan Spirulina platensis dan mengetahui kualitas Spirulina platensis yang dipupuk dengan pupuk komersil dan kotoran puyuh.
Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Juni-Agustus 2002, bertempat di Laboratorium Pakan Alami, Balai Besar Pengembangan Budidaya Air Payau (BBPBAP) Jepara. Penelitian ini dilakukan dengan cara kultur murni selama 11 hari. Wadah yang digunakan adalah botol bervolume 1L sebanyak 12 buah. Setiap wadah ditempatkan pada rak yang telah dilengkapi dengan aerasi dan lampu TL 40 Watt. Kepadatan awal adalah 10000 sinusoid/ml pada salinitas 15 promil.
Parameter yang diamati adalah jumlah sel, laju pertumbuhan spesifik, waktu penggandaan, parameter kualitas air dan proksimat Spirulina platensis. Penghitungan jumlah sel dilakukan setiap hari menggunakan Sedgewich Rafter. Pengukuran parameter kualitas air untuk suhu, salinitas, pH dan intensitas cahaya dilakukan setiap hari, sedangkan untuk Nitrat dan Fosfat dilakukan pada awal dan akhir penelitian. Analisa proksimat Spirulina platensis dilakukan pada akhir penelitian. | id |