Show simple item record

dc.contributor.advisorKalsim, Dedi Kusnadi
dc.contributor.authorWidiyana
dc.date.accessioned2024-05-27T04:23:53Z
dc.date.available2024-05-27T04:23:53Z
dc.date.issued1984
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151696
dc.description.abstractBangunan pengawetan tanah dan air secara mekanis (teras) yang direkomendasikan sebagai alat penanggulangan lahan kritis di Indonesia, berupa teras bangku datar. Pedoman yang digunakan dalam perencanaan pembuatan teras tersebut berasal dari Departemen Pertanian Amerika Serikat. Hambatan yang ditemui pada pelaksanaan penterasan adalah kecilnya persen luas bidang olah teras (1/10) dan biaya N pembuatan teras masih tergolong mahal. Penelitian ini bertujuan membuat disair teras yang oftimal berdasarkan sifat fisik tanah dan curah hujan setempat. Selanjutnya membandingkannya dengan hasil penerapan teras bangku datar yang sedang dilaksanakan. Metoda yang digunakan adalah yang dikembangkan oleh Hurni H. (1980) un tuk teras bangku dan Barber et el. (1980) untuk teras berdasar lebar, berdasarkan pada persamaan kehilangan tanah (USLE). Pelaksanaan penelitian meliputi kegiatan pengumpulan data curah hujan harian, pengukuran laju infiltrasi, pengam bilan contoh tanah untuk mengetahui sifat fisik tanah dan pengamatan sistim pertanian yang ada di daerah penelitian. ...id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcMempelajari pengaruh sifat fisik tanah dan curah hujan terhadap disain teras di dasid
dc.subject.ddcCilutung, Jawa Baratid
dc.titleMempelajari pengaruh sifat fisik tanah dan curah hujan terhadap disain teras di das-Cilutung, Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record