Show simple item record

dc.contributor.advisorHariadi
dc.contributor.advisorRuhendi, Surdiding
dc.contributor.authorMulyono, Edy
dc.date.accessioned2024-05-27T02:06:41Z
dc.date.available2024-05-27T02:06:41Z
dc.date.issued1992
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/151619
dc.description.abstractBiaya bahan baku sangat berpengaruh terhadap biaya produksi sebab proporsinya terbesar (70%). Menekan biaya bahan baku akan menekan biaya produksi. Menekan biaya bahan baku dapat dilakukan pengaturan persediaan bahan baku yang baik (optimum). Untuk mencapai tujuan tersebut dapat menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ). Diketahui kebutuhan bahan baku di PT. Surya Mahkota Timber Industry pada tahun 1990 sebesar 2.247,3406 m³ maka 3 kuantitas bahan baku yang optimum (berdasarkan EOQ) untuk dibeli adalah 180,10882 m³ pada setiap kali pembelian. Ini berarti dalam satu tahun pembelian dilakukan sebanyak 13 kali. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam pembelian bahan baku adalah kuantitas, kualitas, jenis kayú, dan ukuran sortimen sebab semua itu akan mempengaruhi jumlah pemakaian dan limbah yang terjadi dan tentunya ini akan mempengaruhi biaya bahan baku.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcForestry - Forest productid
dc.titlePengaturan Persendian Bahan Baku di Industri Pengolahan Kayu (Tudy Kasus di PT Surya Mahkota Timber INdustri), Tanggerang- Jawa Baratid
dc.typeUndergraduate Thesisid
dc.subject.keywordpengolahan kayuid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record