| dc.description.abstract | Perkembangan produksi anggrek di Indonesia terhambat disebabkan oleh
kurangnya inovasi dalam penggunaan teknologi tepat guna pada kegiatan budi daya.
Upaya dalam kegiatan budi daya tanaman anggrek di kawasan beriklim tropis
lembap tidak cukup dengan membangun rumah tanaman. Oleh sebab itu, penerapan
pengendalian menggunakan irigasi mikro spray, sebuah metode pemberian air
bertekanan yang didistribusikan dari atas di sekitar tanaman, yang dilengkapi sistem
kontrol sebagai pengawasan dan pengendalian suhu udara dan kelembapan relatif
secara mekanis dan terkendali di dalam rumah tanaman dilakukan dengan
memahami fenomena yang terjadi melalui komputasi dinamika fluida, analisis
kebutuhan air dan hidraulika pada jaringan sistem irigasi, dan menerapkan
otomatisasi dalam implementasinya. Hasil dari sistem pemantauan yang telah
dibangun dapat merekam kondisi suhu udara, kelembapan relatif, dan total volume
air yang digunakan setiap satu menit selama 24 jam yang disimpan pada
penyimpanan eksternal sehingga dapat digunakan oleh pengguna untuk mengamati
kondisi iklim mikro rumah tanaman selama periode tertentu sesuai dengan
kebutuhan. Sistem pengendalian dapat mengoperasikan aktuator secara otomatis
dengan pengendalian on/off berdasarkan parameter kendali suhu udara, kelembapan
relatif, jam operasional, dan jumlah penggunaan air. Pengondisian menggunakan
mikro spray dapat mengondisikan suhu udara dan kelembapan relatif di dalam
rumah tanaman dengan kemampuan menurunkan suhu udara 0,22–2,8 °C dan
meningkatkan kelembapan relatif 0,5–6,3%. | id |