Analisis ikatan molekul miselium Jamur Tiram Putih dengan fourier transform infra-red (FTIR)
Abstract
Kualitas jamur tiram sangat bergantung pada kualitas bibit jamur tiram.
Pembuatan bibit jamur tiram dalam penelitian ini meliputi pembuatan media potato
dextrose agar (PDA), pembuatan bibit murni (F0), pembuatan bibit sebar (F1), dan
pembuatan bibit tanam (F2). Proses sterilisasi pada pembuatan media potato
dextrose agar (PDA) divariasikan menjadi tiga tingkat yaitu tingkat 1, tingkat 2,
dan tingkat 3 dengan suhu 102 oC. Bibit tingkat 2 merupakan bibit yang baik
dibanding bibit tingkat 1 dan 3. Hasil karakterisasi miselium dengan FTIR
menunjukkan gugus fungsi C-N, C-O, C-H, C=O, N-H dan O-H. β-glukan
teridentifikasi pada gugus fungsi C-O (900-1200) cm-1
dan protein ditunjukkan oleh
gugus fungsi C-N (1180-1360) cm-1
dan N-H (1530-1640) cm-1
. Analisis ikatan
molekul menunjukkan konstanta pegas yang mendekati literatur.
Collections
- UT - Physics [1230]
