Analisa Fungsi Produksi Dan Titik Impas Peternak Plasma Ayam Ras Pedaging Anggota Inti Poultry Shop "CV Setia-Budi" Di Kecamatan Sawangan Kabupaten Bogor
View/Open
Date
1989Author
Suprati
Napitupulu, Asi H.
Atmakusuma, Yuniar
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat efi- siensi penggunaaan faktor-faktor produksi dan titik impas yaitu suatu tingkat skala usaha saat penerimaan sama dengan biaya produksi pada peternakan ayam ras pedaging rakyat di Kecamatan Sawangan Kabupaten Bogor.
Penelitian ini dilakukan melalui survei lapangan. Pe- ternak contoh adalah semua anggota inti "CV Setia Budi" yang berjumlah 45 peternak. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara menggunakan kuesioner dan pengamatan lapang- an, dilakukan selama dua minggu (6 s/d 19 Nopember 1988). Rata-rata pemeliharaan ayam pada usahaternak ayam ras
pedaging peternak contoh adalah 3 231 ± 3 049 ekor dengan produksi 3 252.03 ± 2 823.09 kg. Umur jual 37.8 ± 3.5 hari dengan pemberian ransum starter dan finisher sebanyak 0.96 ± 0.08 kg dan 1.13 ± 0.24 kg, diperoleh berat hidup rata-rata 1.12+ 0.16 kg per ekor. Distribusi biaya produksi per kg hidup terdiri dari biaya ransum, bibit, tenaga kerja, (obat-obatan, vaksin, desinfektan, feed additive), lain-lain (sekam, koran, bahan bakar, listrik) dan penyu- sutan kandang adalah 73.36, 18.92, 2.72, 2.14, 1.89, 0.97 persen. Biaya produksi per kg berat hidup adalah Rp 1 453.17 sedangkan penerimaan per kg berat hidup Rp 1 289.76, maka
peternak menderita kerugian Rp 163.41 per kg berat hidup. Fungsi produksi yang digunakan untuk menganalisa hu- bungan faktor produksi dengan hasil produksi adalah fungsi Cobb Douglas yang kemudian ditransformasikan ke dalam ben tuk logaritma. Faktor produksi yang diteliti pada peneli tian ini adalah jumlah DOC (X₂), ransum starter (X2), ran- sum finisher (X₂) dan jam kerja produktif (X), sedangkan hasil produksinya adalah produksi daging ayam (Y).
Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien determi- nasi sebesar 97.66 persen dengan persamaan penduganya, log Y log 0.056443 + 0.119274 log X1
(0.197540)
+0.480408 log X2 (0.170366)
(0:453265) 10g*3
- 10:033226) 0.031007 log X4
artinya bahwa 97.66 persen dari variasi produksi daging dapat dijelaskan oleh variabel-variabel jumlah DOC, ransum
starter, ransum finisher, dan jam kerja produktif. ...
Collections
- UT - Agribusiness [4643]