Show simple item record

dc.contributor.advisorAtmadja, Gelar Wira
dc.contributor.advisorJangkaru, Zulkifri
dc.contributor.advisorMaluk, Hendarti
dc.contributor.authorSunarno, Tri Djoko
dc.date.accessioned2024-05-17T05:55:24Z
dc.date.available2024-05-17T05:55:24Z
dc.date.issued1981
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150367
dc.description.abstractSuatu penelitian tentang padat penebaran telah dilakukan selama 3 bulan di Danau Lido Cigombong, Kabupaten Bogor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan data tentang pengaruh padat penebaran terhadap pertumbuhan, mortalitas, dan produksi ikan nila yang dipelihara dalam kantong jaring terapung dan diberi makanan buatan pellet. Petak-petak penelitian terletak pada rakit 10 x 10 m. Rakit terbagi dalam 9 petak masing-masing berukuran 3x3m², tersusun dalam formasi latin square 32. Pada setiap petak dipasang sebuah kantong jaring berukuran 3 x 3 x 2m³, terbuat dari benang polyethylene 380 D/15 bermata jaring 2,54 cm. Ikan uji yang digunakan adalah ikan nila yang mempunyai kisaran berat 8,79,1 gram, dengan berat rata-rata 8,8 gram. Padat penebaran yang digunakan adalah 1,67, 2,50, dan 3,33 kg/m², masing-masing mempunyai 3 ulangan. Sebagai rancangan percobaan digunakan latin square. Setiap 2 minggu dilakukan pengamatan berat populasi dan jumlah individu yang menyusun populasi tersebut. Selain itu diamati juga beberapa sifat fisika dan kimia air bagian permukaan yang meliputi suhu, oksigen terlarut, karbon dioksida bebas, derajat keasaman, dan amoniak.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcPengaruh padat penebaran terhadap pertumbuhanmortalitas, dan produksi ikan nila pada kantong jaring terapung di danau lido ci gombong kabupaten bogorid
dc.titlePengaruh padat penebaran terhadap pertumbuhanmortalitas, dan produksi ikan nila pada kantong jaring terapung di danau lido ci gombong kabupaten bogorid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record