View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Fisheries and Marine Science
      • UT - Aquatic Product Technology
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Efektifitas pemberian immunostimulan (Saccharoyces cerevisiae) dan vaksin (Aeromonas hydrophila) terhadap respon seluler dan kelangsungan hidup ikan gurame (Osphronemus gouramy Lac.)

      Thumbnail
      View/Open
      Full text (11.65Mb)
      Date
      1997
      Author
      Praptiningsih, Rahayu
      Alifuddin, Muhammad
      Saptiani, Gina
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pemberian immunostimulan (Saccharomyces cerevisiae) dan vaksin (Aeromonas hydrophila terhadap respon seluler dan kelangsungan hidup ikan gurame (Osphronemus gouramy Lac.). Penelitian ini dilaksanakan mulai bulan Januari sampai dengan Maret 1997 di Laboratorium Kesehatan Ikan, Fakultas Perikanan IPB, Bogor. Ikan uji yang digunakan adalah ikan gurame sehat, berat 4050 gram/ekor yang dipelihara dalam 9 wadah akuarium yang berukuran 60 x 50 x 40 cm. Aklimatisasi dilakukan selama 1 minggu. Selama penelitian ikan diberi pellet komersial secara ad libitum dengan frekuensi pemberian 3 kali sehari. Perlakuan terhadap ikan uji adalah A (kontrol), B (perlakuan vaksin) dan C (perlakuan immunostimulan) Pengukuran dilakukan pada hari ke-0, 7. 14 dan pada hari ke-16 ikan diuji tantang dengan bakteri Aeromonas hydrophila dosis 10 cfu/ikan. Parameter yang diukur yaitu hematokrit, total leukosit, differensial leukosit. fagositik indek, titer antibodi dan kelangsungan hidup. Rancangan percobaan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan pada ikan kontrol dan ikan yang diberi perlakuan (P>0,05) terhadap hematokrit dan berbeda nyata pada (P<0,05) terhadap fagositik indek dan titer antibodi. Gejala klinis yang teramati setelah uji tantang adalah peradangan, tukak, kerusakan sirip dan busung perut pada ikan kontrol dan ikan yang diberi perlakuan immunostimulan. Kematian ikan terjadi pada ikan kontrol sebanyak 2 ekor pada hari ke-10 setelah uji tantang….
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/150213
      Collections
      • UT - Aquatic Product Technology [2460]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository