| dc.description.abstract | Penelitian dilakukan untuk menentukan dosis optimum hormon pertumbuhan rekombinan ikan kerapu kertang (rE/GH) yang menghasilkan pertumbuhan tertinggi pada benih ikan betok melalui metode pemberian pakan. Penelitian ini dilakukan dengan dua perlakuan dosis pemberian rE/GH (10 mg/kg, dan 30 mg/kg) dan satu kontrol. Setiap perlakuan diulang sebanyak 3 kali. rE/GH terlebih dahulu dilakukan penyalutan menggunakan HP-55 yang selanjutnya dicampur ke pakan dengan cara disemprotkan secara merata. Selama 6 minggu pemeliharaan ikan diberi pakan yang telah dicampur rE/GH 2 kali seminggu dengan persentase 6-10% bobot tubuh ikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan rEIGH dosis 30 mg/kg pakan memberikan pertumbuhan bobot, biomassa, SGR dan GR yang lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol. Ikan betok yang diberi perlakuan 30 mg/kg pakan memiliki biomassa sekitar 7,58% lebih tinggi, dan peningkatan SGR 14,74%, lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol. Kelangsungan hidup benih ikan betok antar perlakuan dan kontrol memiliki nilai yang sama yaitu 100%. Dengan demikian, pemberian rE/GH dosis 30 mg/kg pakan merupakan dosis yang efektif dalam meningkatkan pertumbuhan benih Betok. | id |