Pengaruh hormon tiroksin (T4) dan hormon pertumbuhan rekombinan (rGH) terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva Ikan Patin Siam ( Pangasianodon hypophthalmus)
View/ Open
Date
2012Author
Hib, Mohammad Hib Ibnu
Sudrajat, Agus Oman
Alimuddin
Metadata
Show full item recordAbstract
Penelitian ini dilakukan untuk menguji perendaman larva dengan hormon tiroksin (T4) dan hormon rGH terhadap perkembangan larva, pertumbuhan, dan kelangsungan hidup ikan patin siam. Rancangan penelitian yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan. Perlakuan yang diterapkan yaitu perendaman larva pada kontrol, hormon tiroksin, hormon rGH, dan hormon tiroksin + rGH. Waktu perendaman yang diujikan yaitu selama 1 jam dengan dosis tiroksin 0,1 mg/L dan dosis rGH 5 mg/L. Data yang diamati meliputi perkembangan, pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva, yang dipelihara selama 12 hari. Hasil menunjukkan bahwa pertumbuhan ikan perlakuan perendaman hormon tiroksin, rGH, tiroksin + rGH, dan kontrol berurut adalah 25,12 mm, 24,76 mm, 24,56 mm dan 20,62 mm (p<0,05) kelangsungan hidup 76,67%, 79,50%, 87,33%, dan 81,25% (p>0,05), untuk keragaman panjang total adalah 5%, 2,54%, 3,7%, dan 5,6%. Penggunaan hormon tiroksin, rGH, tiroksin + rGH berpengaruh terhadap pertumbuhan panjang dibandingkan dengan kontrol, tetapi tidak berpengaruh antar perlakuan hormon. Penggunaan hormon tidak berpengaruh terhadap kelangsungan hidup. Penggunaan hormon rGH memberikan keseragaman ukuran benih ikan patin siam ukuran 1 inci yang lebih tinggi dibanding perlakuan lain.
