| dc.description.abstract | Dipelajari pengaruh "blanching", sulfitasi, dar konsentrasi larutan gula dalam proses pengeringan serta pengaruh penyimpanan terhalap mutu kolang-kaling.
Kolang-kaling yang diperoleh dengan cara perebusan buah
aren direndan dalam air bersih selama 3 hari, kemudian dilakukan tanpa dan dengan "blanching" dalam air mendidih selama
2 menit. Sulfitasi dilakukan dengan perendaman dalam larutan
natrium bisulfit 0, 1500, dan 3000 ppm (perbandingan balian
dengan larutan 1 dan 1), selama 15 menit. Setelah ditiriskan
selama 2 jam, dilanjutkan dengan dehidrasi omonis dalam larutan gula 20, 40, dan 60 person (perbandingan bahan dengan
larutan gula 1 dan 1), selama 24 jam pada suhu kamar. Sebelum dikeringkan dilakukan pencucian dengan cepat dan selanjutnya dilakukan pengeringan secara bertahap dengan alat
pengering udara "cabinen: dryer", tahap pertama pada suhu
40°C selama 15 jam dan tahap kedua pada suhu 50°C sampai diperoleh barat tetap. Penyimpanan bahan kering dilakukan didalam kartung plastik pada suhu kamar. Pengamatan dijakukan
setelah periode penyimpanan 0, 6, dan 12 minggu. ... | id |