Show simple item record

dc.contributor.advisorDjojomartono, Moeljarno
dc.contributor.advisorKusen
dc.contributor.authorSigit, Arry Ardanta
dc.date.accessioned2024-05-14T04:44:12Z
dc.date.available2024-05-14T04:44:12Z
dc.date.issued1981
dc.identifier.urihttp://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149601
dc.description.abstractUntuk merealisasikan tujuan mekanisasi pertanian yaitu mempertinggi efisiensi tenaga manusia serta meningkatkan derajat dan taraf hidup petani, maka tenaga petani yang tersedia perlu dikelola sebaik-baiknya. Hopfen menyatakan bahwa alat-alat tradisional masih akan tetap dipergunakan untuk jangka waktu panjang (Kusen, 1978), oleh karenanya studi yang mendalam mengenai alat-alat tersebut perlu dikembangkan agar dapat di- capai efisiensi kerja yang tinggi disamping keselamatan dan kenyamanan dalam bekerja tetap terjamin. Tubuh manusia sering diibaratkan sebagai sebuah mesin, dimana aktifitas kerjanya merupakan koordinasi yang sebaik-baiknya dari indera (mata, telinga, perasa dan sebagainya), otak, susunan syaraf, otot, jantung dan lain-lain (Suma'mur, 1967). Astrand dan Rodahl (1971) menyatakan bahwa metabolisme dalam tubuh yang akan menghasilkan enersi, senantiasa memerlukan oksigen (02) sebagai bahan pembakar; oleh sebab itu besar enersi yang dikeluarkan seseorang dalam melakukan suatu kegiatan dapat diduga dari jumlah oksigen yang dikonsumsi orang itu selama kegiatan tersebut dilakukan.id
dc.language.isoidid
dc.publisherIPB Universityid
dc.subject.ddcMempelajari kebutuhan enersi manusia dalam mengolah tanah dengan cangkul pada kondisi tanah yang berbedaid
dc.titleMempelajari kebutuhan enersi manusia dalam mengolah tanah dengan cangkul pada kondisi tanah yang berbedaid
dc.typeUndergraduate Thesisid


Files in this item

Thumbnail

This item appears in the following Collection(s)

Show simple item record