View Item 
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      •   IPB Repository
      • Dissertations and Theses
      • Undergraduate Theses
      • UT - Faculty of Agricultural Technology
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering
      • View Item
      JavaScript is disabled for your browser. Some features of this site may not work without it.

      Pengaruh suhu dan kecepatan aliran udara terhadap laju pengeringan teh hijau dengan menggunakan "rotary panner" di kebun percobaan pasir sarongge pacet

      Thumbnail
      View/Open
      Fulltext (3.125Mb)
      Date
      1981
      Author
      Gayo, Taruna
      Pratomo, Moedjijarto
      Metadata
      Show full item record
      Abstract
      Pengeringan adalah salah satu proses pokok dalam pengolahan teh hijau dengan tujuan menurunkan atau mengurangi kandungan air dari dalam daun teh pucuk sampai kadar air yang sesuai dengan ketentuan menurut standar yaitu 3 - 4 persen. Mesin-mesin pengolahan teh hijau ter- masuk alat pengering dikenal banyak bentuk dan macamnya. Sampai saat ini masih didatangkan dari luar negeri. Sekarang mesin-mesin pengolahan teh hijau yang ada di Indonesia belum ada yang secara keseluruhan lebih baik dari yang lainnya, sehingga perlu adanya penelitian-penelitian untuk mendapatkan mesin-mesin yang cocok dan lebih baik untuk kondisi bahan baku yang ada. Hal tersebut penting artinya bagi negara kita yang merupakan negara agraris. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari pengaruh kecepatan aliran udara dan suhu terhadap laju penurunan kadar air daun teh pucuk segar. Diharapkan akan diperoleh gambaran mengenai kondisi pengolahan yang tepat, sehingga dapat memperbaiki cara pengolahan teh hijau. Alat pengering yang digunakan adalah tipe kontinue dengan sumber panas adalah minyak solar. Perlakuan terdiri dari 2 faktor yang masing-masing adalah suhu dan kecepatan aliran udara masuk ke dalam alat pengering. Suhu terdiri dari tiga taraf yakni 90, 100 dan 110 derajat C sedangkan kecepatan aliran udara terdiri dari empat taraf yakni 0, 120, 140 dan 160 meter per menit. Pengamatan pada penelitian ini dilakukan terhadap laju penurunan kadar air daun teh pucuk selama pengeringan dan kelembaban udara di dalam ruangan pengolahan teh hijau. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecepatan aliran udara pada pengeringan tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap penurunan kadar air daun teh pucuk. Suhu memberikan pengaruh yang sangat nyata terhadap penurunan kadar air daun teh selama pengeringan berlangsung. Penurunan kadar air berkisar antara 2 sampai 12,5 persen.
      URI
      http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/149535
      Collections
      • UT - Agricultural and Biosystem Engineering [3593]

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository
        

       

      Browse

      All of IPB RepositoryCollectionsBy Issue DateAuthorsTitlesSubjectsThis CollectionBy Issue DateAuthorsTitlesSubjects

      My Account

      Login

      Application

      google store

      Copyright © 2020 Library of IPB University
      All rights reserved
      Contact Us | Send Feedback
      Indonesia DSpace Group 
      IPB University Scientific Repository
      UIN Syarif Hidayatullah Institutional Repository
      Universitas Jember Digital Repository