| dc.description.abstract | Penelitian ini dilakukan di laboratorium Pengembangbiakan dan Genetika Ikan, Jurusan BDP, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, IPB dari bulan Maret- Mei 1999. Sperma diambil dari induk ikan jantan yang telah matang gonad berbobot 2-3 kg, dengan menggunakan syringe tanpa jarum. Cairan sperma diencerkan dalam larutan fisiologis 0,9% dengan perbandingan 1:2 dan disimpan dalam refrigerator (temperatur 4-6°C) dan dalam ruangan (temperatur 26-28°C). Waktu penyimpanan sperma adalah 0,5,10,15,20... 30,40,50...270,290,310 jam. Lama pergerakan spermatozoa dapat diamati ketika sperma ditetesi akuades di bawah mikroskop (perbesaran 100x10) dengan bantuan stopwatch. Sedangkan ketahanan hidup spermatozoa diamati dengan menggunakan tehnik pewarnaan eosin-nigrosin dengan mengencerkan cairan sperma kembali sebanyak sepuluh kali. Ketahanan hidup spermatozoa dapat diamati dengan cara menghitung jumlah sperma yang hidup dan mati pada setiap pengamatan. Umversi
Rancangan yang digunakan yaitu rancangan faktorial dengan dua faktor yaitu waktu penyimpanan dan temperatur, masing-masing diulang sebanyak tiga kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisa secara satatistik dan disajikan dalam bentuk tabel dan grafik. Parameter yang diamati yaitu lama pergerakan, indeks motilitas dan jumlah sperma yang hidup dan mati.... | id |