| dc.description.abstract | Cacing sutera (Olighochaeta) merupakan pakan alami yang banyak digunakan untuk pembenihan ikan konsumsi dan ikan hias. Hal ini disebabkan cacing tersebut mengandung nilai nutrisi yang tinggi yaitu 65% protein, 15% lemak dan 14% karbohidrat. Walau bagaimanapun, cacing sutera kebanyakan diperoleh dari alam dan belum memenuhi kebutuhan pembenihan. Pada penelitian ini dilakukan budidaya cacing sutera dengan pemberian aerasi berbeda, yaitu satu titik (Aerasi 1), dua titik (Aerasi 2), dan tiga titik (Aerasi 3) aerasi pada sistem resirkulasi. Pemberian aerasi diberikan dalam wadah penampungan resirkulasi untuk melihat pengaruh aerasi terhadap populasi, biomassa dan kualitas lingkungan. Perlakuan pemberian tiga titik aerasi diperoleh jumlah populasi yang tertinggi (119.236 ind/m²) pada hari ke-40 dan berat biomassa tertinggi (511,01 g/m²) pada hari ke-20. Perlakuan 2 dan 3 titik aerasi tidak berbeda nyata baik dalam jumlah populasi maupun berat biomassa. Kualitas air yaitu DO, BOD, Redoks, suhu, pH, TAN, nitrat, nitrit, dan TOM berada pada batas optimal pada semua perlakuan…. | id |